Suara.com - Saat dunia masih berjuang menangani lonjakan kasus virus corona Covid-19, perkembangan baru dari China akan meningkatkan kewaspadaan di seluruh dunia.
Provinsi Henan di China tengah telah melaporkan kasus infeksi flu burung jenis H3N8 pertama kalinya pada manusia.
Sementara ini risiko penyebaran flu burung jenis H3N8 masih rendah, tapi pihak berwenang China mengatakan flu burung jenis ini bisa terjadi pada kuda dan anjing. Bahkan, virus ini pernah ditemukan pada anjing laut.
Sejauh ini dilansir dari India Today, belum ada kasus flu burung H3N8 pada manusia yang terdeteksi di tempat lain selain China.
Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan bahwa varian itu ditemukan pada anak laki-laki berusia empat tahun yang mengalami gejala demam dan lainnya.
Flu burung H3N8 adalah jenis influenza anjing, yang juga dikenal sebagai flu anjing. Menurut Pusat Pencegahan & Pengendalian Penyakit (CDC) yang berbasis di AS, virus influenza anjing A(H3N2) berbeda dari virus influenza A(H3N2) musiman yang menyebar setiap tahun pada manusia.
Virus H3N8 berasal dari kuda dan ditularkan ke anjing. CDC mengatakan virus influenza kuda (flu kuda) H3N8 telah diketahui ada pada kuda selama lebih dari 40 tahun.
Para ilmuwan mengatakan bahwa virus melompat dari kuda ke anjing untuk bertahan hidup dan telah beradaptasi untuk menyebabkan penyakit pada anjing dan menyebar di antara anjing, terutama yang ditempatkan di kandang dan tempat penampungan.
Baca Juga: Gara-Gara Infeksi Virus Corona Covid-19, Bon Jovi Tak Bisa Nyanyi selama 2 Minggu
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!