Suara.com - Banyak orang terkendala masalah hemoglobin atau HB rendah saat hendak melakukan donor darah. Namun tidak sedikit yang memaksa untuk melakukan donor darah dalam kondisi tersebut.
Hal yang jadi pertanyaan, apa bahaya melakukan donor darah saat HB kurang alias tidak memenuhi syarat?
Dikatakan Pakar Ilmu Kesehatan Anak, Profesor Pustika Amalia Wahidiyat, syarat donor darah harus memiliki HB paling rendah 12,5.
Namun jika nilai HB lebih rendah, bukan hanya berbahaya untuk pendonor tapi juga penerima donor darah.
Perlu diketahui HB adalah hemoglobin dalam darah yang mengikat oksigen, jadi penentu seberapa baik kualitas darah dalam tubuh.
"Dampaknya, orang itu HB-nya rendah untuk dia sendiri tidak baik, kedua untuk si penerima donor tidak baik, karena artinya hemoglobin yang diberikan adalah hemoglobin tidak baik," ujar Profesor Pustika dalam acara diskusi Kemenkes, Selasa (10/5/2022).
Ia menambahkan, jika hemoglobin tidak baik ini diterima pendonor maka tidak bisa maksimal meningkatkan kadar dalam dalam tubuh penerima.
"Jadi kita semua ada SOP-nya, kalau HB-nya di bawah 12,5 itu pasti tidak akan diperkenankan atau diambil jadi donor darah," tutupnya.
Baca Juga: Duh! Kegiatan Donor saat Bulan Puasa Berkurang, Stok Darah di PMI Kudus Mulai Menipis
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem