Suara.com - Seorang lelaki Venezuela ditangkap karena diduga menanamkan stik atau batang plasti bekas permen lolipop dan meyakinkan bahwa alat itu adalah alat kontrasepsi kekinian.
Berita mengenai dokter abal-abal di Venezuela itu masuk salam daftar berita kanal Kesehatan paling populer di Suara.com edisi Rabu, 11 Mei 2022 berikut ini.
1. Heboh! Dokter Abal-abal Diduga Tanamkan Batang Lolipop yang Diklaim Sebagai Alat Kontrasepsi
Seorang pria Venezuela baru-baru ini ditangkap karena diduga menanamkan batang permen lolipop plastik di bawah kulit puluhan orang. Ia diduga menipu mereka agar berpikir bahwa itu adalah alat kontrasepsi tingkat lanjut.
Jose Daniel Lopez, 38 tahun, dituduh menjadi dokter abal-abal dan menipu setidaknya 25 wanita agar membayarnya untuk menanamkan batang lolipop sederhana di bawah kulit mereka sebagai alat kontrasepsi, sehingga menyebabkan beberapa dari mereka hamil.
2. Hepatitis Akut Adalah Penyakit Berbahaya, Kenali Ciri-ciri Hepatitis Akut pada Anak!
Setelah dua tahun dilanda pandemi Covid-19, dunia kembali dihebohkan atas penemuan hipatitis akut yang menyerang anak-anak. Hepatitis akut adalah penyakit berbahaya yang penyebarannya terbilang sangat cepat, bahkan kini sudah mulai masuk di Indonesia. Agar mendapatkan penannganan yang cepat dan tidak semakin menyebar, kenali ciri-ciri hepatitis akut pada anak.
Dikabarkan penyakit ini telah menyebabkan kasus kematian di beberapa negara, termasuk Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan setidaknya ada 5 anak di Indonesia meninggal diduga karena akibat hepatitis akut. Namun hingga saat ini belum ada yang tahu pasti penyebab datangnya hepatitis akut pada anak. Apa ciri-ciri hepatitis akut pada anak?
Baca Juga: Kasus Hepatitis Akut Berat Bertambah, IDAI Ungkap Alasan Belum Keluarkan Rekomendasi PTM
3. Simak Bahaya Memaksakan Donor Darah Saat HB Rendah
Banyak orang terkendala masalah hemoglobin atau HB rendah saat hendak melakukan donor darah. Namun tidak sedikit yang memaksa untuk melakukan donor darah dalam kondisi tersebut.
Hal yang jadi pertanyaan, apa bahaya melakukan donor darah saat HB kurang alias tidak memenuhi syarat?
Tag
Berita Terkait
-
Dinas Kesehatan Ambon Deteksi Dini Hepatitis Akut Pada Anak, Gejala: Diare, Mual, Muntah, Demam Ringan, Sakit Perut
-
Hindari Makanan Mentah Cara Cegah Penularan Hepatitis Akut Pada Anak, Dokter Minta Masyarakat Waspadai Gejalanya
-
Belum Ada Laporan Soal Hepatitis Akut di Bali, Orangtua Diharapkan Kenali Gejalanya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal