Suara.com - Menurut sejumlah penelitian, manajemen gaya hidup yang tepat dan skrining kesehatan secara teratur dapat membantu mencegah kanker usus. Nutrisi dan diet yang tepat penting untuk mencegah banyak penyakit, termasuk kanker usus. Selain itu, ada beberapa makanan dapat menurunkan risiko terkena kanker usus. Namun, ada juga makanan penyebab kanker usus.
Nutrisi yang tepat sangat penting untuk kesehatan Anda tetapi mengetahui apa yang harus dimakan ketika Anda menderita kanker sangat penting. Ketika menderita kanker usus, makanan yang Anda makan dan makanan yang Anda hindari bahkan lebih penting karena dapat mempengaruhi kanker yang Anda derita.
Melansir dari situs Reid Health, Selasa (10/5/2022), berikut ini makanan penyebab kanker usus yang perlu Anda hindari. Simak baik-baik!
1. Makanan tinggi gula
Makanan tinggi gula seperti permen, makanan penutup, dan minuman manis, memberikan sedikit nutrisi dan mungkin menggantikan makanan yang lebih bergizi seperti buah-buahan, sayuran, dan daging tanpa lemak. Makan makanan tinggi gula juga berkontribusi terhadap obesitas yang merupakan faktor risiko signifikan untuk kanker usus.
2. Makanan tinggi lemak jenuh
Makanan yang tinggi lemak jenuh termasuk produk susu tinggi lemak seperti mentega dan banyak makanan ringan olahan dapat memicu kanker usus. Penelitian telah menemukan bahwa makanan rendah lemak jenuh dapat membantu meningkatkan hasil pengobatan pada penderita kanker usus.
Kebanyakan dokter menyarankan untuk mendapatkan lemak dari sumber tak jenuh tunggal yang lebih sehat seperti minyak zaitun, minyak canola, dan asam lemak omega 3 yang ditemukan dalam kacang-kacangan dan biji-bijian, dan ikan.
3. Makanan yang digoreng
Baca Juga: Mengenal Prosedur Operasi Pemotongan Usus yang Pernah Dilakukan Ibu Kiki Farrel, Apa Tujuannya?
Gorengan berminyak dan makanan cepat saji dapat memperburuk gejala kanker usus dan memperburuk efek samping seperti mual muntah dan diare yang berhubungan dengan kemoterapi. Makanan berlemak berat ini bisa sulit dicerna dan mungkin tetap berada di perut Anda untuk waktu yang lama sehingga meningkatkan risiko refluks asam yang menyakitkan juga.
4. Minuman berkarbonasi
Minuman bersoda dan soda dapat memperburuk gejala mual dan gas. Gula ekstra dapat menyebabkan obesitas, karena kalori kosong ini memiliki sedikit atau tidak ada nilai gizi. Hal ini dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak diinginkan sehinggu memicu kanker usus.
5. Alkohol
Bila Anda menderita kanker usus, hindari minum alkohol atau minumlah dengan lebih jarang. Alkohol dapat berinteraksi dengan obat-obatan yang Anda gunakan seperti obat pereda nyeri dan dapat menyebabkan mulut kering, rasa sakit tenggorokan dan menyebabkan kesulitan menelan. Minum alkohol juga dapat menyebabkan refluks asam dan mulas.
6. Daging yang diawetkan dan diproses
Pada tahun 2015 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogen dan merekomendasikan agar orang membatasi atau menghindari memakannya. Potongan daging dingin dan olesan daging mungkin mengandung bahan kimia yang tidak ramah terhadap lapisan usus besar Anda. Jika Anda menderita kanker usus, usus Anda akan lebih sensitif dan daging ini hanya dapat memperburuk gejala yang sudah Anda alami.
Demikian ulasan mengenai makanan penyebab kanker usus yang penting untuk Anda ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat. Tetap jaga kesehatan dengan menghindari makanan maupun minuman pemicu kanker seperti yang disebutkan di atas.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI