Suara.com - Pesinetron Kiki Farrel mengatakan bahwa usus sang ibu, Mama Dahlia, sudah dipotong akibat kanker usus yang dideritanya sejak 2017 lalu.
Tindakan tersebut dilakukan agar kanker Mama Dahlia semakin menjalar ke organ lainnya.
"Sudah dipotong ususnya. Dokter bilang sudah sembuh, bisa makan ini itu," jelas Kiki ketika ditemui di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan, Kamis (5/5/2022) pekan lalu.
Meski sempat membaik, tetapi ternyata kanker tersebut kembali muncul hingga menyebabkan kondisi Mama Dahlia semakin menurun.
Mengenal operasi pemotongan usus
Berdasarkan Alodokter, operasi pemotongan usus biasanya melibatkan pengangkatan bagian usus, termasuk usus kecil, usus besar, atau usus bagian akhir (rektum).
Dokter akan memotong bagian usus yang bermasalah, lalu menyambungkannya dengan bagian usus yangs sehat. Bila usus sehat tidak cukup baik untuk disambung ke dubur, maka dokter akan membuat stoma.
Ketika membuat stoma, dokter bedah akan melubangi dinding perut dan menempelkan ujung usus ke lubang tersebut.
Lubang akan disambungkan ke kantong penampung kotoran (kolostomi). Tujuan pemasangan ini agar feses dan urin yang melewati usus akan keluar melalui stoma ke dalam kantong, bukan dubur.
Baca Juga: Benarkah Kunyit Bisa Bantu Lawan dan Cegah Kanker Usus? Ini Kata Ahli!
Pemotongan usus biasanya dilakukan pada penderita:
- Kanker usus
Panjang usus yang dipotong tergantung pada ukuran dan lokasi kanker usus. Dokter bedah mungkin juga akan mengangkat kelenjar getah bening di sekitar usus yang terkena kanker.
- Divertikulitis
Ini adalah infeksi kantong-kantong kecil (divertikulum) di sepanjang saluran cerna. Pemotongan usus akan dilakukan apabila infeksi sudah cukup parah atau saat kantong pecah.
- Penyumbatan usus
Pemotongan usus dilakukan untuk melancarkan kembali aliran makanan maupun darah pada usus. Sebab, pemyumbatan usus dapat menyebabkan kematian jaringan pada usus.
- Pendarahan parah pada usus
Bila pendarahan tidak dapat dihentikan dengan obat-obatan, biasanya dokter akan menyarankan untuk dilakukan pemotongan usus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI