Suara.com - Pendarahan otak adalah pendarahan di dalam atau di sekitar otak baik sebagai akibat dari pecahnya aneurisma atau setelah pukulan yang signifikan di kepala. Ini juga sering disebut stroke hemoragik. Adapun gejala pendarahan otak akan dijelaskan di sini.
Diketahui, ada empat jenis perdarahan otak diberi nama sesuai dengan tempat terjadinya perdarahan. Adapun jenis-jenisnya yaitu Perdarahan subdural, Perdarahan ekstradural, Perdarahan subarachnoid, dan Perdarahan intraserebral.
Perdarahan subdural dan ekstradural adalah jenis yang paling umum dan merupakan penyebab kerusakan otak lebih lanjut yang dapat menyebabkan efek jangka panjang. Sedangkan, perdarahan subarachnoid dan intraserebral lebih mungkin terjadi secara spontan. Pembuluh darah kecil pecah, sering menyebabkan hilangnya kesadaran.
Terkadang pendarahan otak dapat terjadi setelah cedera kepala yang tampaknya ringan. Gejala dapat berkembang dengan cepat atau dapat memakan waktu beberapa minggu untuk berkembang. Diagnosis dan pengobatan tentu harus segera dilakukan.
Gejala Pendarahan Otak
Ada beberapa gejala yang penting untuk diketahui pada penderita pendarahan otak. Melansir dari sejumlah sumber, adapun gejala umumnya yaitu sebagai berikut:
- Sakit kepala parah yang tiba-tiba datang
- Muntah
- Kebingungan (delirium)
- Pingsan
Namun, gejala yang disebutkan di atas tidam selalu dialami penderita pendarahan otak. Gejala yang ditimbulkan juga tergantung dengan lokasi terjadinya perdarahan. Misalnya, pendarahan terjadi pada bagian otak yang terhubung dengan penglihatan, maka gejala yang muncul yaitu mengalami gangguan penglihatan. Adapun gejala lainnya yang mungkin dialami pasien perdarahan otak yaitu sebagai berikut:
- Kejang mendadak
- Gangguan koordinasi dan keseimbangan
- Kesulitan menelan
Sedangkan pendarahan otak yang terjadi pada bagian batang atau bawah otak, gejala yang dialami pasien yaitu mengalami koma, yang dapat memicu gagal napas. Jika pendarahan otak terjadi pada bagian tengah bicara, pasien dapat mengalami kesulitan berbicara.
Demikian informasi mengenai gejala pendarahan otak. Pendarahan otak adalah keadaan darurat medis serius yang harus lekas ditangani unit gawat darurat atau layanan medis. Jika pendarahan otak memicu koma atau sulit bernapas, penderita harus mendapatkan tindakan intubasi guna memberikan pernapasan buatan .
Baca Juga: Sakit Kepala Biasa vs Tanda Meningitis, Kenali Perbedaan Gejalanya!
Selain itu, pemasangan infus berisi cairan serta obat-obatan juga diperlukan. Apabila kondisi pasien memburuk, maka pasien pendarahan otak harus dipantau ketat oleh dokter di bagian unit perawatan intensif rumah sakit.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD