Suara.com - Saat cuaca panas, tak hanya suhu lingkungan saja yang meningkat, tapi juga suhu tubuh internal kita. Hal itu dapat menyebabkan dehidrasi, kelelahan, iritasi, dan kegelisahan. Di kondisi seperti ini, tubuh kita perlu meningkatkan asupan nutrisi. Tapi, nutrisi yang seperti apa?
Melansir dari Healthshots, Kamayani Naresh, ahli nutrisi dan kesehatan, menyebut ada beberapa buah segar dan beberapa sayuran yang bisa membantu mengatasi dampak cuaca panas. Tak hanya kaya vitamin, tapi juga dapat mendinginkan suhu tubuh.
Berikut adalah beberapa jenis makanan yang disarankan untuk disantap saat cuaca panas, yang berguna untuk kesehatanmu.
1. Buah-buahan segar
Musim panas biasanya lagi musim berbagai buah-buahan berair, seperti jeruk, mangga, nanas, stroberi, tomat, dll. Buah-buahan ini kaya akan vitamin C dan juga mengandung vitamin lainnya seperti vitamin A, B, E, dan K.
Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi, sehingga meningkatkan kekebalan tubuh. Buah-buahan yang menghidrasi seperti melon dan semangka adalah yang terbaik untuk musim panas. Buah-buah ini kaya akan vitamin C dan membantu menjaga kadar air tubuh yang pada akhirnya membantu menjaga suhu tubuh.
2. Kacang kedelai
Sebaiknya hindari mengonsumsi daging saat cuaca panas karena dapat melepaskan lebih banyak panas tubuh. Menurut Naresh, kacang kedelai adalah pengganti protein yang sempurna, dan juga kaya akan mineral dan vitamin B.
3. Jamur
Jamur kaya akan vitamin B, D, tembaga, kalium, dan selenium, serta memiliki kalori yang rendah. Ini mengandung nutrisi yang menjaga irama jantung dan produksi sel darah merah. Jamur adalah salah satu makanan yang sempurna untuk dimakan saat cuaca panas karena dapat membantu meningkatkan fungsi saraf.
4. Sayuran segar
Naresh menyarankan bahwa paprika, brokoli, kubis, kembang kol, mentimun, bayam, tomat, zucchini, adalah beberapa sayuran musim panas yang tidak boleh Anda lewatkan. Sayuran ini tinggi antioksidan, serat, dan vitamin, yang dapat membantu dalam menurunkan kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung.
5. Jagung
Ini adalah makanan paling bergizi untuk dimakan di cuaca panas karena kaya akan serat, mineral, dan vitamin A, B, dan E. Ini mengurangi risiko degenerasi makula (yang umumnya menyebabkan kebutaan di usia tua) karena juga mengandung lutein dan zeaksantin.
Baca Juga: Pesan Makanan Online, Viral Wanita Dapat Gombalan Tak Terduga dari Driver
Selain mengonsumsi kelima makanan di atas, pastikan juga untuk menghindari makan makanan panas, pedas, dan gorengan saat suhu meningkat, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai