Ketika luka semakin dalam dan bernanag, luka akan menembus lapisan kulit paling dalam hingga merusak otot serta tulang. Kemudian, luka akan membentuk jaringan mati berwarna kehitaman.
5. Perubahan warna pada luka
Pada tahap akhir, luka akan berwarna kuning atau hijau dengan lapisan cokelat nanah di atasnya. Pada tahap ini, lapisan tersebut bisa bersifat basah sehingga harus diperiksakan ke dokter.
Penyebab Ulkus Dekubitus
Beberapa kondisi medis yang menyebabkan pasien harus beristirahat total di tempat tidur dalam waktu lama, seperti pasien yang lumpuh, koma atau memiliki keterbatasan gerak bisa mengembangkan ulkus dekubitus.
Karena, tubuh akan mendapatkan tekanan secara konstan yang menghambat aliran darah menuju jaringan selama berbaring di tempat tidur. Padahal darah berperan penting dalam membawa suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan jaringan tubuh.
Tanpa asupan oksigen dan nutrisi yang cukup, kulit dan jaringan sekitar akan mengalami kerusakan hingga kematian jaringan. Pada akhirnya, terbentuklah luka terbuka yang semakin lebar dan butuh pengobatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional