Suara.com - Pemerintah memastikan bahwa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia akan terus diberlakukan selama pandemi Covid-19 belum berakhir.
Juru bicara Satgas Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito mengatakan, saat ini pemerintah masih berhati-hati dalam melakukan pemantauan terkait kasus Covid-19.
"Walaupun secara fakta, terhitung 4 minggu setelah lebaran, kasus Covid terus terkendali dan level (PPKM) Kabupaten/Kota terus membaik."
"Tapi pemerintah Indonesia tetap menyatakan lakukan pengendalian sebelum status pandemi benar-benar dinyatakan berakhir oleh WHO (Organisasi Kesehatan Dunia)," kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis (2/6/2022).
Apabila kondisi wabah Covid-19 di Indonesia terus terkendali dalam waktu yang konsisten, lanjut Wiku, maka pembukaan sektor sosial dan ekonomi di masyarakat bisa terus ditingkatkan dengan area cakupan pembatasan berbasis wilayah yang semakin kecil.
"Untuk sementara waktu, Indonesia masih akan tetap menerapkan PPKM. Pada prinsipnya, PPKM adalah bentuk pengendalian yang dianjurkan WHO dengan beberapa penyesuaian untuk menentukan pembukaan aktivitas masyarakat sesuai situasi dan kondisi di masyarakat," tuturnya.
Di wilayah ibukota Jakarta sendiri saat ini masih diberlakukan PPKM level 1, tingkat terendah. Aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri no. 26/2022 yangbdikeluarkan pada 23 Mei lalu.
Status PPKM level 1 di Jakarta itu akan berlaku hingga Senin, 6 Juni, mendatang. Selanjutnya akan ditinjau kembali oleh pemerintah terkait perpanjangan status PPKM.
Baca Juga: Ragukan Klaim Pemerintah, WHO Sebut Kondisi Pandemi Covid-19 di Korea Utara Memburuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia