Suara.com - Sebuah studi baru dari National Institutes of Health (NIH) menemukan bukti bahwa pengidap alergi berisiko 50 persen lebih kecil tertular Covid-19. Kok bisa?
Dalam analisis terhadap 4.000 orang lebih, yang semuanya tinggal bersama anak di bawah umur, peneliti mencatat tren 'aneh' tersebut.
Mereka juga menemukan bahwa dari semua pengidap alergi makanan, hanya sekitar setengahnya yang diperkirakan terinfeksi.
Temuan ini cocok dengan penelitian terbaru lainnya, yakni kondisi alergi, seperti asma, melindungi penderitanya dari Covid-19 parah.
"NIH mengamati hubungan antara alergi makanan dan risiko infeksi SARS-CoV-2, serta antara indeks massa tubuh dan risiko ini, perlu diselidiki lebih lanjut," kata ketua NIH, Anthony Fauci, dilansir Science Alert.
Peneliti tidak yakin mengapa alergi makanan bisa membuat pengidapnya kurang rentan terhadap SARS-CoV-2. Namun, ada beberapa hal yang mungkin bisa menjelaskannya.
"Tidak diketahui apakah hal ini juga terjadi pada individu yang alergi makanan, tetapi (kami) berspekulasi bahwa peradangan tipe 2, karakteristik alergi makanan, dapat mengurangi kadar ACE2 saluran napas, dan dengan begitu juga risiko infeksi," tulis para peneliti.
Menariknya, meski beberapa penelitian menunjukkan bahwa asma melindungi dari Covid-19 parah, penelitian baru menemukan penyakit pernapasan ini tidak melindungi penderita dari kontak virus.
Terlebih lagi, ketika seorang penderita asma atau alergi makanan memang berkontak dengan SARS-CoV-2, mereka cenderung tidak menunjukkan gejala.
Baca Juga: Update Covid-19 RI: Hari Ini, Positif Tambah 304 Orang, 334 Pasien Sembuh, 6 Jiwa Meninggal
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memisahkan mekanisme di balik temuan baru, tetapi penulis berharap penelitian mereka dapat menawarkan jalan baru untuk pencegahan Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian