Suara.com - Tanaman dandelion tidak hanya indah, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Akar tanaman dandelion bisa membunuh 98 persen sel kanker dalam waktu 48 jam.
Tapi sampai sekarang, belum ada bukti yang komprehensif bahwa akar dandelion benar-benar bisa menyembuhkan pasien kanker atau tidak.
Meski demikian, ada beberapa temuan menjanjikan mengenai khasiat kesehatan dari tanaman dandelion tersebut.
Ada beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak akar dandelion memiliki sifat antikanker, meskipun masih sedikit penelitian secara keseluruhan yang membahas tentang topik tersebut.
Dalam beberapa studi terobosan, ekstrak dandelion bisa mengurangi pertumbuhan sel kanker di berbagai sistem organ.
Satu studi selama 4 minggu pada tikus menemukan bahwa ekstrak akar dandelion dapat membatasi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.
Ada pula berbagai penelitian tabung yang menghubungkannya dengan memperlambat pertumbuhan kanker di hati, usus besar, dan perut.
Klaim mengenai ekstrak akar dandelion yang menghancurkan sel kanker dalam 48 jam juga diuji di laboratorium oleh para peneliti di University of Windsor.
Di balik hasil penelitian yang menjanjikan, penulis penelitian menemukan adanya keterbatasan tes pada cawan Petri.
Baca Juga: Waspada, Virus Corona Covid-19 Bisa Berdampak Buruk pada 5 Organ Tubuh Ini!
"Sebagian besar sel kanker memang mati dalam 48 jam, tetapi tidak semua pasien yang konsumsi akar dandelion akan sembuh dalam 48 jam," kata profesor biokimia Siyaram Pandey dikutip dari Express.
Kesimpulan dari Pusat Kanker Memorial Sloan Kettering yang berbasis di New York sampai sekarang adalah uji klinis masih diperlukan untuk menentukan kondisi di mana dandelion mungkin aman dan efektif.
Tapi, para ahli sepakat bahwa tanaman ini memiliki manfaat kesehatan yang tidak terlalu kontroversial. Mereka mengatakan dandelion mengandung vitamin A dan K.
"Konsumsi vitamin A bisa membantu meningkatkan penglihatan dalam cahaya redup dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia," kata ahli nutrisi, Jeff Taraday.
Vitamin K sangat dibutuhkan tubuh dalam hal pembekuan darah untuk menyembuhkan luka. Ada juga bukti yang menunjukkan vitamin K bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang.
Penelitian telah menunjukkan bahwa sifat antioksidan dandelion, antara lain melindungi kesehatan tulang. Hal ini dilakukan dengan melindungi terhadap stres oksidatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026