Suara.com - Saat batuk, banyak masyarakat yang sering menggunakan obat warung untuk meredakan gejala tersebut. Tidak jarang juga orang dewasa memberikan jenis obat yang sama ke anak saat mengalami batuk.
Pertanyaannya, amankah memberikan jeins obat batuk orang dewasa ke anak?Orang dewasa dan anak-anak bisa menggunakan obat batuk tertentu dengan jenis yang sama namun dengan takaran yang berbeda.
"Takaran obat untuk anak berbeda karena ditentukan oleh berat badan anak, sehingga jika tidak sesuai, bisa menyebabkan overdose dan underdose. Pada orang dewasa, lebih aman sesuai dengan berat badan universal," kata dr. Wenata Utama Solaiman, dokter umum di RS Randegansari Husada, Gresik, Jawa Timur, seperti dikutip dari ANTARA, Senin, (6/6/2022).
Ia menambakan, untuk penderita batuk, pilek dan influenza tidak perlu menyediakan dua macam obat berbeda. Karena tersedia obat batuk yang sudah diformulasikan khusus untuk dewasa dan juga anak.
Obat batuk sirup PIM-TRA- KOL produksi industri farmasi PT PIM Pharmaceuticals diformulasikan untuk meringankan batuk, pilek dan influenza.
"Produk itu sudah dikenal sebagai obat batuk pilek dan influenza yang bisa digunakan untuk dewasa dan anak-anak," kata Bambang Rijanto selaku Quality Manager PT. PIM Pharmaceuticals.
Bambang Rijanto menjelaskan, PIM-TRA-KOL diformulasikan mengandung zat aktif paracetamol, guaifenesin, ephedrine HCL, dan chlorphenamine maleate sehingga mampu meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin disertai batuk.
"Selain itu PT. PIM Pharmaceuticals juga menghadirkan seri PIM-TRA-KOL kids untuk anak, bedanya untuk yang seri PIM-TRA-KOL kids membantu meredakan batuk dan demam. Sesuai dosis yang tepat akan mempercepat penyembuhan” kata Bambang.
Meski demikian, saat batuk, Anda perlu menghindari jenis-jenis makanan yang mengandung zat zat yang bersifat iritatif bagi mukosa tenggorokan dan kelenjar reflek batuk.
Baca Juga: 4 Manfaat Buah Kedondong, Bisa Jadi Obat Batuk Alami
"Contohnya adalah micin dan zat pewarna yang keras," kata dr Wenata. "Penyebab batuk sendirinya adalah reflek otot tenggorokan untuk mengeluarkan benda asing dari mulut. Sebetulnya batuk ini sendiri merupakan berkah karena hampir semua zat dan komponen asing yang masuk ke tubuh dikeluarkan dengan reflek batuk."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh