Suara.com - Banyak orang mengalami Long Covid-19 setelah sembuh, yang mana batuk sering menjadi salah satu tandanya. Batuk dapat bertahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah infeksi virus corona Covid-19.
Batuk adalah cara tubuh melindungi paru-paru dan menyingkirkan hal-hal yang mengiritasinya. Batuk basah atau batuk berdahak salah satu tanda Long Covid-19 tersebut.
NHS UK mencatat bahwa orang mungkin menemukan dadanya penuh dengan lendir yang menyebabkan batuk berdahak setelah infeksi virus corona Covid-19.
Jika Anda mengalami hal yang sama, pernapasan Anda mungkin lebih bising dari biasanya dan Anda mungkin mengalami sesak napas setelah infeksi dada.
Batuk berdahak mungkin lebih sulit diatasi karena Anda harus mengeluarkan lendir secara teratur.
Tapi dilansir dari Times of India, latihan pernapasan bisa membantu Anda membersihkan dahak secara efektif dan efisien.
Meski demikian, penting untuk tidak memaksakan diri dan memastikan Anda memiliki banyak waktu istirahat setelahnya.
Selain itu, Anda juga harus memastikan tubuh terhidrasi dengan baik selama mengalami batuk berdahak. Tak hanya minum air, konsumsi sup dan buah-buahan penuh cairan juga bisa membantu.
Anda juga bisa menghirup uap setidaknya 2 sampai 3 kali sehari untuk mengencerkan dahak yang tersumbat di paru-paru Anda.
Baca Juga: Kematian Pria Penerima Transplantasi Jantung Babi Pertama di Dunia Diduga karena Virus Herpes
Cobalah bernapas melalui hidung, karena bernapas melalui mulut dapat membuat Anda lebih sering batuk.
Anda juga bisa berbaring ke sisi kiri atau kanan, alih-alih berbaring telentang saat tidur. Cara ini mungkin akan membantu mengeringkan dahak lebih cepat.
Namun, Anda harus menghindari hal-hal yang membuat Anda batuk, misalnya merokok, paparan asap, penyegar udara, lilin beraroma kuat atau parfum dan deodoran yang kuat. Anda juga harus memastikan bahwa wastafel tempat Anda membuang dahak didesinfeksi secara teratur.
Jika batuk Anda tak kunjung membaik dan membuat Anda selalu terbangun di malam hari, Anda harus konsultasi dengan dokter.
Jika diabaikan, Anda mungkin bisa mengalami batuk darah atau dahak menjadi lebih pekat. Jika sesak napas Anda tidak membaik dan Anda khawatir tentang kemungkinan gejala Long Covid-19, konsultasikan dengan dokter Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia