Suara.com - Jumlah penderita diabetes pada anak-anak meningkat di India. Menurut laporan, peningkatan terjadi 3 kali lipat dalam beberapa dekade terakhir.
Berdasarkan data Diabetes Atlas 2017, ada 128.500 anak dan remaja dilaporkan menderita diabetes di India. Penelitian lain yang terbit di Indian Journal of Endocrinology and Metabolism juga menyatakan bahwa hampir 97.700 anak terkena diabetes tipe 1 di India.
Dilansir The Health Site, berikut hal yang mengkhawatirkan di India:
- Sebanyak 86 persen orang dewasa mengonsumsi kurang dari lima porsi buah dan sayuran sehari.
- Aktivitas fisik orang India tidak mencukupi (26,4 persen di antara laki-laki dan 25,6 persen di antara perempuan).
- Tingkat diabetes anak telah meningkat 3 kali lipat selama beberapa dekade terakhir.
- Sebanyak 10 persen anak-anak India semuda 5 tahun mengalami pra-diabetes, dan aktivitas fisik 75 persen remaja India tidak memadai.
Pilihan gaya hidup yang buruk dan kebiasaan makan yang tidak sehat menjadi penyebab meningkatnya kasus diabetes di kalangan anak-anak.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa pola makan yang sehat dan olahraga fisik yang teratur dapat mengurangi risiko terkena diabetes.
Oleh karenanya, penting untuk mengajari anak-anak nilai makan yang benar dan mendorong gaya hidup yang dapat membantu mereka menghindri beberapa kondisi kesehatan dalam jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai