Suara.com - Anda mungkin salah satu orang yang kesulitan tidur di malam hari karena overthinking atau banyak memikirkan sesuatu.
Banyak orang juga terbangun dini hari dan tidak bisa berhenti berpikir berlebihan atau juga dikenal sebagai overthinker. Hal ini pastinya tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan.
Pakar tidur, Dr Nerina Ramlakhan memberikan saran mengenai hal-hal yang harus dilakukan ketika Anda tidak bisa berhenti berpikir atau overthinking saat tidur malam.
Dr Nerina berusaha menjawab pertanyaan dari pembacanya Stylist, yang menyebut diri mereka seorang insomnia dan terlalu banyak berpikir di malam hari.
Seorang pembacanya pun memberikan buku harian tidurnya selama 5 hari, yang penuh dengan gangguan malam dan selalu terjaga menatap langit-langit kamar.
"Ketika Anda bangun di malam hari, terimalah bahwa itu akan terjadi dan itu benar-benar normal untuk bangun di malam hari. Anda bisa terbangun di malam hari karena pikiran yang penuh dan mengalihkan," kata Dr Nerina dikutip dari The Sun.
Bila Anda ingin kembali tidur nyenyak, Dr Nerina menyarankan untuk melakukan metode pernapasan BOX guna menenangkan pikiran Anda dan membimbing Anda kembali ke tubuh.
Metode pernapasan BOX juga disebut pernapasan persegi, yakni pola pernapasan berulang untuk membantu Anda melepaskan stres dan kecemasan.
Metode pernapasan ini juga disebut sebagai "teknik pernapasan Navy SEAL" karena berguna untuk menguatkan saraf sebelum situasi tekanan tinggi.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Virus PMK, Pemkot Kediri Perpanjang Lockdown Pasar Hewan Dua Pekan ke Depan
"Karena otak adalah mesin pengenalan pola, ketika Anda memberinya sebuah pola, ia akan mengambil kendali. Ia akan segera menenangkan sistem saraf pusat," kata Bob Soulliere, seorang Instruktur Metode Wim Ho.
Jika Anda memiliki banyak pikiran, panik dan ingin menenangkan diri untuk tidur, salah satu intervensi terbaik pertama adalah memperlambat dan mengatur pernapasan Anda ke irama yang teratur.
Cara melakukan metode pernapasan BOX
Bayangkan sebuah persegi. Pada setiap sisinya itu mewakili tindakan tarik napas, tahan, buang napas dan rileks.
Ikuti langkah-langkah ini untuk setiap sisi persegi.
1. Tarik napas
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance