Diketahui, varian tersebut memiliki mutasi ganda E484Q dan L452R, dimana mutasi E484Q disebut-sebut memiliki kesamaan dengan E484K, mutasi tersebut ditemukan pada varian Beta dari Afrika Selatan, dan pada varian Gamma.
5. Varian Epsilon
Varian ini merujuk pada varian baru yang ditemukan di California, Amerika Serikat, yaitu B.1.427/B.1.429.
Varian Epsilon tersebut telah memicu lonjakan dengan menyumbang sebesar 52 persen kasus Covid-19 di California, 41 persen kasus Covid-19 di Nevada, dan menyumbang sebanyak 25 persen kasus Covid-19 di Arizona.
6. Varian Zeta
Sama halnya seperti P.1 atau varian Gamma, varian P.2 juga menyandang nama baru yang disebut varian Zeta. Varian ini pertama kali ditemukan di Brasil. Meskipun terdeteksi memiliki mutasi E484K, tetapi varian Zeta ini dikabarkan tidak begitu kuat untuk ditetapkan sebagai varian corona yang mengkhawatirkan.
7. Varian Eta
Varian Eta merujuk pada varian B.1.525 yang terdeteksi di Inggris pada tahun 2021. Virus tersebut diketahui memiliki beberapa mutasi pada gen protein spike virus corona.
8. Varian Theta
Baca Juga: Sensasi Aneh di Tubuh Ini Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19, Begini Cara Deteksinya!
Varian Theta ini merujuk pada varian P.3 yang pertama kali ditemukan di Filipina pada 13 Maret 2021. Diketahui, varian ini memiliki tingkat penularan yang tinggi dibandingkan versi asli SARS-CoV-2.
9. Varian Lota
Varian Lota ini merujuk pada varian B.1.526 yang pertama kali ditemukan di New York, Amerika Serikat.
10. Varian Kappa
Varian B.1.617.1 merupakan varian kedua yang pertama kali ditemukan di India. Varian ini juga diketahui mengandung mutasi ganda. Varian ini disebut juga sebagai varian Kappa.
Diketahui, di antara lebih dari 2,7 juta kasus Covid-19 yang ada di India, sub-garis keturunan B.1.617.1 dan B.1.617.2 ini ditemukan pada 21 persen dan 7 persen dari semua sempel.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Sensasi Aneh di Tubuh Ini Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19, Begini Cara Deteksinya!
-
Siap-siap! Menkes Prediksi Puncak Covid-19 Bisa Tembus 25 Ribu Per Hari
-
Bisakah Seseorang Terinfeksi Covid-19 BA.4 dan BA.5 Secara Bersamaan?
-
Update Covid-19 Global: Belasan Juta Vaksin AstraZeneca yang Akan Disumbangkan ke Negara Miskin Kedaluwarsa
-
Survei: Makin Banyak Orang Hindari Berita Penting, Lebih Suka Akses lewat TikTok
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak