Suara.com - Kebanyakan laki-laki suka mencoba berbagai macam posisi seks selama berhubungan seks. Selain penasaran, hal ini mungkin membangkitkan gairahnya setiap kali mencoba hal baru.
Tapi, tidak semua posisi seks itu aman bagi pria. Beberapa posisi seks mungkin bisa menyebabkan cedera pada pria ketika berhubungan seks.
Berikut ini dilansir dari Times of India, 3 posisi seks yang tidak boleh dilakukan oleh pria karena membahayakannya.
1. Posisi seks cowgirl
Pria harus menghindari posisi cowgirl ketika berhubungan seks, kecuali Anda yakin pasangan tahu yang dilakukan.
Karena, posisi seks ini bisa mematahkan tulang penis bila dilakukan dengan cara tidak benar. Sebab, wanita yang ada di atas memiliki seluruh kendali untuk mengatur kecepatan dan kekuatan.
2. Posisi seks doggy
Berdasarkan laporan di majalah NZ Herald, posisi seks doggy berkontribusi sekitar 28 persen dari kasus patah tulang. Meskipun posisi seks ini terasa nyaman, tapi posisi seks ini mengenai tulang panggul karena kekuatan yang bisa menyebabkan rasa sakit luar biasa.
3. Posisi seks misionaris
Baca Juga: 7 Jenis Makanan yang Meningkatkan Sistem Imun dan Bantu Cegah Infeksi Virus
Posisi seks misionaris ini memang sangat populer, tetapi bisa menyebabkan cedera yang mengerikan.
Para peneliti telah mencatat bahwa 21 persen di antaranya, posisi seks ini menyebabkan patah tulang penis. Kecepatan daya dorong, memukul tulang panggul dan faktor lainnya juga bisa menbahayakan pasangan seksualnnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia