Suara.com - Mempertahankan rutinitas olahraga yang teratur selama kehamilan dapat membantu Anda tetap sehat dan bugar. Ini juga dapat memperbaiki postur Anda dan mengurangi beberapa ketidaknyamanan umum seperti sakit punggung dan kelelahan semasa hamil. Nah, berikut ini informasi mengenai olahraga aman untuk ibu hamil trimester 1 yang bisa dilakukan.
Selain membuat tubuh bugar dan mengurangi kelelahan, olahraga selama kehamilan juga terbukti dapat mencegah diabetes gestasional (diabetes yang berkembang selama kehamilan), menghilangkan stres dan membangun lebih banyak stamina yang dibutuhkan untuk persalinan dan melahirkan.
Jika Anda aktif secara fisik sebelum kehamilan, Anda harus dapat melanjutkan aktivitas Anda dengan modifikasi yang diperlukan sesuai dengan kondisi kehamilan Anda. Anda dapat berolahraga di tingkat sebelumnya selama Anda merasa nyaman dan mendapat persetujuan dokter Anda.
Jika Anda belum pernah berolahraga secara teratur sebelumnya, Anda dapat dengan aman memulai program olahraga selama kehamilan setelah berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan Anda. Pastikan jangan mencoba aktivitas baru yang berat.
Melansir dari berbagai sumber, mari simak berikut ini informasi mengenai olahraga aman untuk ibu hamil trimester 1 yang perlu diketahui.
Olahraga Aman untuk Ibu Hamil Trimester 1
1. Pilates
Pilates adalah olahraga yang berguna untum membantu dalam mengatasi masalah keseimbangan serta nyeri punggung bagian bawah. Pastikan untuk menghindari pose berbaring atau telentang, serta memutar bagian pinggang.
2. Yoga
Baca Juga: Lari Meningkatkan Risiko Serangan Jantung
Yoga adalah olahraga yang berguna untuk meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan melenturkan otot. Selain itu, yoga juga membantu mengurangi tekanan darah, serta melatih teknik pernapasan yang dapat membantu saat persalinan. Olahraga ini juga berguna untuk mencegah osteoporosis. Pastikan menghindari pose berbaring/telentang serta memutar bagian pinggang.
3. Berjalan
Jalan kaki santai merupakan olahraga yang dapat meningkatkan kekuatan bagian atas tubuh, terutama kesehatan jantung. Hindari berlari atau berjalan di jalanan yang rusak atau berbatu, agar tidak mudah jatuh. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan treadmill dan pastikan menggunakan palang pengaman agar tidak mudah terjatuh.
4. Berenang
Air ini bersifat menenangkan, dan memiliki efek rendah mengalami jatuh. Anda bisa melakukan rangkaian latihan prenatal dengan fokus untuk membangun kekuatan inti. Pastikan untuk menghindari pose memutar bagian pinggang serta perhatikan batas energi Anda.
5. Latihan beban
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak