Suara.com - Ruben Onsu kembali memberikan kabar duka. Ia mengungkap hasil pemindaian otak atau MRI, yang menunjukan di otaknya terdapat bintik hitam yang disebut lesi otak.
Suami Sarwendah itu menganalogikan jika ada bercak di bagian kepala membuatnya kekurangan darah rutin. Sehingga Ruben harus rutin memeriksa kesehatan secara berkala per tiga minggu.
"Sebelumnya aku ada MRI, emang ada beberapa yang harus ditelaah lebih jauh. Ada bintik-bintik di bagian otak yang katanya otak kalau sama darah serakah. Kalau masuk darah, nyerapnya lebih banyak. Jadi kalah sama yang ada di tubuh. Jadi lebih banyak keserap di otak," ungkap Ruben di acara Brownis pada Senin (27/6/2022).
Mengutip Cleveand Clinic, lesi otak adalah salah satu tanda kerusakan otak yang bisa terjadi di bagian otak manapun.
Lesi bisa muncul karena penyakit, trauma atau cacat lahir. Tapi lesi otak juga bisa muncul di sebagian besar jaringan otak.
Bisanya lesi ini juga tidak menimbulkan gejala apapun bagi penderitanya, tapi jika sudah memburuk biasanya akan membuat gejala semakin terlihat.
Lesi otak juga bisa dipicu oleh berbagai hal seperti penuaan, riwayat keluarga dengan lesi otak, masalah pembuluh darah seperti stroke, tekanan darah tinggi (hipertensi) atau aneurisma arteri serebral. dan trauma pada otak.
Infeksi bakteri atau kuman berbahaya yang menyebabkan meningitis dan peradangan otak ensefalitis juga bisa menyebabkan lesi.
Termasuk juga tumor yang berkembang dan bermetastasis atau menyebar bisa menyebabkan lesi, hingga autoimun seperti lupus berkontribusi terjadinya lesi otak.
Baca Juga: Gemas! Dua Kakek Duduk Lesehan di Depan Toko sambil Mainkan Permainan Tradisional
Gejala yang paling umum terjadi karena lesi otak sudah memburuk seperti sakit kepala tiba-tiba, mual, muntah, gerakan terganggu dan keterampilan motorik.
Ada juga gejala kurang konsentrasi, keterlambatan bicara, hingga menggerakan bagian tubuh yang tidak disengaja.
Berita Terkait
-
Sentil Janji 19 Juta Lapangan Kerja Gibran, Siapa Otak Sinetron Para Pencari Tuhan?
-
Stres Karena Potongan Lagu Terus Berputar di Kepala? Ini Penjelasannya!
-
Betrand Peto Jadi 'Alarm' Sahur Ruben Onsu: dari War Takjil Hingga Ketagihan Nasi Briyani
-
Giorgio Antonio Sebut Sarwendah Janda Gadis, Warganet Geram: Pikirkan Anak-anaknya!
-
Tak Balas Undangan Imlek Sarwendah, Betrand Peto Pilih Nyekar Bareng Ruben Onsu
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital