Suara.com - Update Covid-19 global mengabarkan banyak negara sudah memiliki vaksin Covid-19 buatan sendiri, seperti di Korea Selatan yang berhasil mengembangkan vaksin Covid-19 dalam negeri dan sudah bisa digunakan untuk umum.
Mengutip Channel News Asia, vaksin Covid-19 buatan dalam negeri Korea Selatan dikembangkan dan diproduksi oleh SK bioscience, setelah data klinis menunjukan hasil positif atau hasil baik.
Vaksin yang diberi nama vaksin SKYCovione ini digunakan dalam dua dosis untuk orang berusia di atas 18 tahun. Di mana masing-masing dosisnya diberikan secara terpisah dengan jeda minimal 4 minggu.
Hal ini dikonfirmasi langsung Kementerian Keamanan Makanan dan Obat-obatan Korea Selatan, yang mengumumkan pada Rabu, 29 Juni 2022.
Sebelum bisa digunakan untuk umum, vaksin ini sudah melewat uji klinis fase III terhadap 4.037 orang dewasa.
Vaksin ini bekerja dengan cara merangsang antibodi terhadap sel yang terinfeksi SARS CoV 2, sehingga bisa melawan paparan virus di kemudian hari saat masuk ke tubuh.
Sayangnya, hingga saat ini belum diketahui seberapa efektif vaksin ini melawan berbagai varian seperti Omicron dan lain sebagainya.
Adapun vaksin dikembangkan bekerjasama dengan University of Washington's Institute for Protein Design, dan GlaxoSmithKline (GSK) yang berperan sebagai produsennya, sehingga vaksin bisa diperbanyak untuk masyarakat.
Rencananya vaksin ini akan didistribusi ke luar negeri, termasuk diberikan melalui program berbagi vaksin yang dicetuskan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, yakni COVAX.
Baca Juga: Update: Positif Covid-19 Indonesia Naik 2.167 Kasus, 15.310 Orang Masih Dirawat
Sementara itu, mengutip data Worldometers, Kamis (30/6/2022), masih tercatat infeksi baru yang bertambah 294 ribu kasus baru dalam sehari, dan 526 orang yang baru saja meninggal dunia.
Kini total yang sudah terinfeksi ada 551 juta orang dan 6,3 juta diantaranya meninggal dunia. Jumlah orang yang bisa menularkan virus atau kasus aktif tercatat masih ada 18,1 juta orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?