Suara.com - Beberapa wanita mungkin menginginkan ukuran payudara yang cukup besar untuk kerpercayaan diri maupun kepuasan suami.
Tapi, seorang wanita asal Kanada ini justru merasa tersiksa dengan ukuran payudara miliknya yang besar. Payudara besar membuatnya menderita migarin dan jari-jari tangannya mati rasa.
Wanita bernama Janel Nelson itu mengklaim bahwa seorang petugas medis telah memintanya untuk mempertimbangkan kembali tindakan pengurangan payudara miliknya yang besar.
Tapi suami Janel, Chandler Nelson selalu mendorongnya untuk terus mencari operasi guna mengurangi ukuran payudaranya yang besar.
Karena payudaranya yang besar ini, Janel justru mengalami sakit kepala dan selalu berkeringat parah di bawah payudaranya. Bahkan, jari-jari tangannya pun mati rasa karena berat payudaranya.
"Bahu dan leher saya selalu terasa sangat sakit, karena payudara yang berat. Jadi, tali branya membuat tekanan pada bahunya," kata Janel dikutip dari The Sun.
Pada waktu cuaca panas, Janel akan berkeringat deras di bagian bawah payudaranya. Kondisi ini membuat bagian bawah payudaranya iritasi dan ruam terus-menerus.
"Tapi, ada satu gejala yang paling melemahkan adalah migrain kronis. Semua tekanan dan beban yang membebani saya itu mengakibatkan migrain," jelasnya.
Pada akhirnya, Janel merasa seolah-olah tubuhnya membatasi apapun yang biasa dan bisa dilakukannya sebelum ini.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Cacar Monyet, Ahli Buat Tes Deteksi Virus Dalam 90 Menit
Janel merasa kesulitan ketika berdiri sepanjang hari. Ia juga terus-menerus tidak percaya diri ketika orang-orang menatap payudaranya.
Kemudian, Janel pun mencari bantuan medis selama 4 tahun tapi dokter tidak mencoba melakukan operasi. Setelah 4 tahun dan 10 kali ditolak, dokter selalu menolak melakukan operasi dengan alasan yang mengerikan.
Tetapi, suaminya terus-menerus mendorongnya untuk melakukan operasi dan tak putus asa mencari dokter. Akhirnya, ia menemukan dokter yang bersedia mendengarkannya dan membantu melakukan operasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS