Suara.com - Beberapa waktu belakangan, viral sebuah tempat spa yang terletak di QC Termemilano, Milan, Italia. Hal berbeda dari tempat spa ini adalah suasananya, yang dinilai sangat menantang.
Di dalam ruangan spa ini, terdapat layar besar yang mengelilingi ruangan. Layar ini memperlihatkan gambar awan serta petir layaknya sedang badai.
Terdapat pula air hujan buatan serta efek cahaya, sehingga vibe badai benar-benar terasa.
Video yang memperlihatkan ruangan spa tersebut seketika viral di TikTok, memicu beragam reaksi dari warganet.
Banyak orang yang mengatakan konsep spa tersebut luar biasa, tetapi ada juga yang menganggapnya mengkhawatirkan karena bisa menimbulkan kecemasan.
"Ini terlihat luar biasa. Aku sungguh menyukai ini," kata seorang warganet, dilansir Mirror.
Ada juga warganet yang menganggap ruangan spa tersebut bisa menjadi media berlatih agar tetap tenang ketika berada dalam situasi stres atau tekanan.
"Aku pikir ini bisa menjadi teknik eksposur yang bagus untuk berlatih menjadi tenang dalam situasi stres," imbuh warganet yang lain.
Namun, ternyata konsep spa ini memicu kecemasan beberapa orang yang tinggal di wilayah dengan lingkungan ekstrem.
Baca Juga: Survei Kecemasan Anak Muda Tinggi Soal Perubahan Iklim, PAN Gagas Gerakan Birukan Langit Indonesia
"Besar di Florida dan belajar untuk tidak berada di air selama badai petir membuat hal ini sangat memicu kecemasan," kata yang lainnya, kurang setuju dengan 'spa di tengah badai' itu.
"Aku memikirkan hal yang sama! Berasal dari Pantai Teluk dan berperngalaman dengan beberapa badai, ini tidak akan membuatku senang," tambah lainnya.
Jika kamu yang berada di sana, apa yang kamu rasakan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh