Suara.com - Update Covid-19 global hari ini menunjukkan varian baru yang masih jadi ancaman di berbagai negara, termasuk kini China yang sedang memperketat aturan karena muncul klaster kasus baru.
Mengutip Channel News Asia, kota-kota di China sedang memperketat aturan pembatasan Covid-19 pada Minggu, 3 Juli 2022, karena bisa menimbulkan ancaman baru untuk pemulihan ekonomi.
Pemerintah China sendiri masih saja menerapkan kebijakan nol-Covid-19. Hal ini membuat pusat manufaktur di Delta Yangtze seperti Wuxi menghentikan operasinya di banyak tempat umum, termasuk toko dan supermarket.
Layanan restoran makan di tempat juga kembali tidak diperbolehkan, bahkan pemerintah masih menyarankan orang untuk belajar dan bekerja dari rumah.
Masyarakat di sekitar Wuxi juga diminta tidak keluar rumah kecuali darurat, setelah ditemukannya 42 kasus tanpa gejala pada Sabtu, 2 Juli 2022.
China punya aturan yang sangat ketat di berbagai wilayah terkait Covid-19 sejak terdeteksi pertama kalinya di akhir 2019.
Tapi sayangnya penguncian ketat dan tindakan pembatasan ini, telah berdampak besar pada sistem ekonomi negara terbesar kedua di dunia ini.
Mengutip data Worldometers, Sabtu (4/7/2022), tercatat bahwa infeksi baru masih bertambah 315 ribu dalam sehari, dan sebanyak 459 orang baru saja meninggal dunia.
Kini total yang sudah terinfeksi ada 554 juta orang dan 6,3 juta diantaranya meninggal dunia. Jumlah orang yang bisa menularkan virus atau kasus aktif tercatat masih ada 18,9 juta orang.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Korea Selatan Berhasil Kembangkan Vaksin Dalam Negeri
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?