Suara.com - Kondisi Abdul Rozak atau "Ayah Ojak' yang merupakan orangtua dari Ayu Ting-ting sedang dalam pemulihan. Ia baru-baru ini harus menjalani operasi Hernia.
Hal itu diungkapkan Ayu Ting Ting melalui kanal YouTube Qiss You TV pada Minggu (3/7/2022).
Ayah Ojak rupanya menjalani operasi pada Kamis (30/6/2022). Kondisi sang ayah masih terbaring lemas di ranjang rumah sakit.
Dia sebisa mungkin tidak tertawa karena sakit di bagian jahitan operasinya saat Ayu Ting Ting menjenguknya. "Ayah itu kemarin melakukan operasi hernia," ujar Ayu Ting Ting mewakili Ayah Ojak, dikutip dari Suara.com.
Dilansir dari Healthline, hernia terjadi ketika organ mendorong melalui lubang di otot atau jaringan yang menahannya di tempatnya. Misalnya, usus dapat menembus area yang melemah di dinding perut.
Banyak hernia terjadi di perut antara dada dan pinggul Anda, tetapi mereka juga bisa muncul di daerah paha atas dan selangkangan.
Sebagian besar hernia tidak langsung mengancam jiwa, tetapi tidak hilang dengan sendirinya. Terkadang mereka memerlukan pembedahan untuk mencegah komplikasi berbahaya.
Penyebab hernia
Hernia disebabkan oleh kombinasi kelemahan otot dan ketegangan. Tergantung pada penyebabnya, hernia dapat berkembang dengan cepat atau dalam jangka waktu yang lama.
Baca Juga: 4 Artis Punya Bisnis Karaoke, Punya Ayu Ting Ting Terpaksa Ditutup Usai Ditemukan Pengunjung Tewas
Beberapa penyebab umum kelemahan atau ketegangan otot yang dapat menyebabkan hernia meliputi:
- suatu kondisi bawaan, yang terjadi selama perkembangan di dalam rahim dan hadir sejak lahir
- penuaan
- kerusakan akibat cedera atau operasi
- olahraga berat atau mengangkat beban berat
- batuk kronis atau gangguan paru obstruktif kronik (PPOK)
- kehamilan, terutama memiliki kehamilan ganda
- sembelit, yang menyebabkan Anda mengejan saat buang air besar
- kelebihan berat badan atau obesitas
- asites
Ada juga faktor risiko tertentu yang membuat Anda lebih mungkin terkena hernia. Mereka termasuk:
- lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah
- menjadi lebih tua
- batuk kronis (kemungkinan karena peningkatan tekanan perut yang berulang)
- cystic fibrosis
- kehamilan
- sembelit kronis
- kelebihan berat badan atau obesitas
- merokok, yang menyebabkan melemahnya jaringan ikat
- riwayat pribadi atau keluarga hernia
- pengobatan hernia
- Satu-satunya cara untuk mengobati hernia secara efektif adalah melalui perbaikan bedah. Apakah Anda memerlukan pembedahan atau tidak tergantung pada ukuran hernia Anda dan tingkat keparahan gejala Anda.
Dokter Anda mungkin ingin memantau hernia Anda untuk kemungkinan komplikasi. Pendekatan ini disebut menunggu dengan waspada.
Dalam beberapa kasus, memakai penopang dapat membantu meringankan gejala hernia. Truss adalah pakaian dalam pendukung yang membantu menahan hernia di tempatnya. Selalu temui dokter Anda untuk memastikan bahwa truss terpasang dengan benar sebelum digunakan.
Jika Anda menderita hernia hiatus, obat bebas dan obat resep yang mengurangi asam lambung dapat meredakan ketidaknyamanan dan memperbaiki gejala. Ini termasuk antasida, penghambat reseptor H2, dan penghambat pompa proton.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI