Suara.com - Umumnya, orang mencuci muka dua kali sehari untuk mencegah jerawat dan komedo. Selain cuci muka, biasanya seseorang juga memiliki pembersih wajah yang dipakai setiap pagi dan malam.
Tapi, Anda sebaiknya tidak selalu membersihkannya dengan cara mencuci muka pakai air. Karena, ada beberapa alasan yang membuat terlalu sering mencuci muka itu tidak baik bagi kulit.
Terlalu sering mencuci muka menggunakan air secara berlebihan tidak baik untuk kulit. Sebab, beberapa produk pembersih kulit bisa menghilangkan bakteri baik dan menghancurkan pH kulit.
Jika Anda salah satu orang yang selalu mencuci muka dua kali sehari, ahli menyarankan Anda untuk menghindari cuci muka di pagi hari.
Sedangkan dilansir dari Bright Side, mencuci muka di malam hari sangat dibutuhkan untuk menghilangkan SPF dan riasan wajah.
Selain itu, kualitas air keran juga tidak selalu baik dan tergantung dengan daerah tempat tinggal Anda.
Di beberapa tempat, air keran mereka mungkin lebih keruh atau keras. Kandungan mineral keras dalam air keran inilah yang bisa membuat kulit kering dan iritasi.
Karena itulah, meminimalkan penggunaan air dengan tidak terlalu sering mencuci muka lebih baik untuk kulit Anda. Air bisa membuat kulit lebih kering dan menguras minyak alami pada kulit wajah.
Anda bisa menggantinya dengan pembersih muka yang tidak perlu dibilas menggunakan air. Setelah Anda menemukan pembersih yang baik, jangan pernah menggantinya dengan yang lain dan gunakan sekali sehari.
Baca Juga: 6 Posisi Seks yang Dapat Memperbesar Peluang Kehamilan, Mau Coba?
Adapun pembersih wajah yang bisa digunakan sebagai pengganti air, termasuk:
- Pembersih micellar, yang bisa diolehkan pada kulit tanpa dibilas.
- Pembersih berbasis minyak, yang bisa membersihkan wajah dengan baik sekaligus melindungi penghalang kulit.
- Pembersih berbasis air, yang sangat ideal untuk kulit yang rendah berjerawat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi