- Bahtra Banong menjelaskan lokasi Koperasi Desa Merah Putih ditentukan melalui musyawarah di tingkat pemerintahan desa setempat.
- Pemerintah pusat akan mengevaluasi aksesibilitas koperasi agar fungsi ekonomi dapat dirasakan maksimal oleh seluruh masyarakat desa.
- Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjadikan kritik viral di media sosial sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan perbaikan.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI yang juga Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menanggapi sorotan tajam netizen terkait keberadaan sejumlah bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dinilai berada di lokasi tidak strategis.
Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh video yang menunjukkan bangunan koperasi tersebut berdiri di lokasi yang dianggap "aneh" oleh publik, salah satunya berada di area pegunungan yang jauh dari akses pemukiman warga.
Menanggapi hal tersebut, Bahtra menjelaskan, bahwa penentuan titik koordinat atau lokasi pembangunan koperasi tersebut merupakan hasil keputusan bersama di tingkat pemerintahan desa.
Ia menegaskan, bahwa pihak pusat menghormati independensi musyawarah desa dalam menentukan lahan pembangunan.
"Sepemahaman saya sih bahwa terkait soal lokasi pembangunan KDMP ini kan dimusyawarahkan di tingkat desa," ujar Bahtra di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
"Bahwa misalnya ada penempatan di daerah lain yang kalau misalnya memang apa namanya desa tersebut yang menempatkan di sana maka kita kan tidak bisa masuk terlalu jauh karena mereka yang bermusyawarah," katanya menambahkan.
Kendati begitu, Bahtra memberikan catatan penting mengenai efektivitas operasional koperasi tersebut.
Menurutnya, aksesibilitas bagi masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama agar fungsi ekonomi dari koperasi bisa berjalan maksimal.
"Tetapi kalau misalnya memang ada tempat-tempat dirasa bahwa jauh dari jangkauan nah tentu juga harus menjadi perhatian kita agar lokasi-lokasinya ya memang yang mudah diakses terhadap masyarakat agar mempermudah mereka untuk misalnya belanja di di koperasi itu," lanjutnya.
Baca Juga: Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
Sebelumnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendengarkan masukan dan kritik terhadap lokasi Koperasi Desa Merah Putih yang dianggap kurang strategi.
Ferry menyadari kekinian banyak aspirasi berbentuk video di media sosial yang viral tentang sejumlah Kopdes lantaran lokasi bangunannya tidak strategis.
Menurut Ferry, narasi yang viral di media sosial tersebut menjadi bagian dari kritik publik. Pemerintah turut mendengarkan sebagai bahan perbaikan.
"Ya biasa sekarang di era sosial media, ya. Mereka sebenarnya maksudnya baik, dan mereka apa namanya, mengingatkan kita perlu ada yang harus dievaluasi. Dan masukan-masukan itu tentu kita akan, apa, jadikan sebagai pertimbangan-pertimbangan untuk melihat," tutur Ferry di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Berita Terkait
-
Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran
-
KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Koperasi Mendahului Aspal, Membedah Paradoks Desa Kelok Sunyi
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Dewan K3 Sulsel Dibentuk, Apa Manfaatnya?
-
Perang Makin Panas! Iran Bombardir Teman-teman Amerika, Pangkalan Jet Tempur Habis!
-
Apa Karakteristik Orang dengan Shio Tikus? Ketahui Sisi Uniknya
-
JPO Tendean Roboh Jadi Alarm! Dishub DKI Segera Pasang Rambu Batas Tinggi di Jembatan hingga Flyover
-
Ini Mobil Terlaris Segmen LMPV Semester Satu 2026, Xpander Peringkat Berapa?
-
Astra Daihatsu Perkuat Pasar Sumatera Barat Lewat Peresmian Dealer Baru di Bukittinggi
-
Viral Lokasi Koperasi Desa Merah Putih di Tempat 'Aneh', Jubir Gerindra Kasih Jawaban Begini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Antarkota di Indonesia Saja Sudah Timpang
-
Bisa Cegah Stunting, Peneliti UI Usul Sirup Sawit Merah Masuk Menu MBG
-
Sepatu Lari Merek Apa yang Paling Populer di Indonesia?