Lifestyle / Komunitas
Kamis, 16 Juli 2026 | 15:15 WIB
ilustrasi sepatu lari (magnific)
Baca 10 detik
  • Riset TMO Group Mei 2025 menunjukkan Ortuseight menguasai 35,5 persen pangsa pasar sepatu lari di Shopee Indonesia.
  • Produk lokal asal Tangerang ini berhasil mengungguli merek internasional berkat kombinasi kualitas kompetitif dan harga terjangkau.
  • Konsumen Indonesia kini lebih memilih produk lokal karena desainnya dinilai sangat sesuai dengan iklim tropis negara.

Suara.com - Permintaan akan sepatu lari terus meningkat. Tak heran, pertanyaan yang sering muncul adalah: sepatu lari merek apa yang paling populer di Indonesia?

Jawabannya tidak lagi didominasi merek global seperti dulu. Saat ini, brand lokal seperti Ortuseight mendominasi pasar sepatu lari, khususnya di platform e-commerce.

Menurut data riset TMO Group pada Mei 2025, Ortuseight berhasil menguasai pangsa pasar sepatu lari di Shopee Indonesia dengan 35,5 persen market share.

Brand asal Tangerang ini mengalahkan raksasa internasional seperti Nike, Adidas, dan Asics.

Keberhasilan ini menunjukkan pergeseran tren: konsumen Indonesia semakin percaya dengan produk lokal yang kualitasnya kompetitif, harganya lebih terjangkau, dan desainnya sesuai kebutuhan lari di iklim tropis.

Mengapa Ortuseight Begitu Populer?

sepatu running lokal Ortuseight Hyperblast 2.0 (shopee)

 

Ortuseight menawarkan berbagai lini produk yang lengkap, mulai dari daily trainer hingga racing shoes. Model seperti Hyperblast, Hypersonic, Hyperfuse, dan Solar sering mendapat pujian karena cushioning yang nyaman, ringan, serta daya tahan yang baik untuk jalanan Indonesia yang panas dan kadang berlubang.

Banyak pelari lokal yang berhasil podium di berbagai event menggunakan sepatu Ortuseight, termasuk carbon-plate shoes mereka yang semakin kompetitif.

Selain performa, faktor harga menjadi keunggulan utama. Sepatu Ortuseight biasanya dijual di rentang Rp500.000 hingga Rp1,5 juta, jauh lebih murah dibandingkan super shoes global yang bisa mencapai Rp3-5 juta.

Ketersediaan di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia juga sangat luas, dengan banyak varian ukuran dan warna yang menarik generasi muda.

Baca Juga: 4 Sepatu Lari Warna Pink Merek Lokal untuk Wanita, Lengkap Review Pembeli

Brand Lokal Lain yang Naik Daun

Sepatu Nineten [910.id]

 

Selain Ortuseight, beberapa brand lokal lain juga populer:

  • Specs – Dikenal dengan model seperti Coanda dan Rushfree, cocok untuk pelari pemula hingga menengah.
  • League – Menawarkan sepatu entry-level yang nyaman dan stylish.
  • 910 (Nineten) – Sering direkomendasikan untuk daily run dan race.
  • Mills – Memiliki carbon plate shoes yang bersaing ketat.

Brand-brand ini berhasil memanfaatkan dukungan komunitas lari lokal, influencer, dan event-event running yang semakin banyak.

Merek Global yang Tetap Kuat

Ilustrasi sepatu New Balance (Unsplash)

 

 

Meski lokal mendominasi penjualan massal, merek global masih sangat populer di kalangan pelari elite dan konsumen kelas menengah atas:

  • Nike – Pegasus series tetap jadi favorit daily trainer. Alphafly dan Vaporfly untuk race day.
  • Adidas – Adizero series dikenal cepat dan ringan.
  • Asics – Novablast dan Gel-Kayano untuk yang butuh stabilitas dan cushion maksimal.
  • Hoka, Puma, dan New Balance juga semakin banyak peminatnya.

Di toko-toko offline seperti JD Sports atau official store di mall besar, merek-merek ini masih mendominasi display karena branding yang kuat dan inovasi teknologi seperti carbon plate dan foam canggih.

Faktor yang Mempengaruhi Popularitas Sepatu Lari

Ilustrasi sepatu lari (freepik)

 

  • Harga dan Aksesibilitas – Mayoritas masyarakat memilih yang value for money.
  • Komunitas dan Sosial Media – Review di TikTok, Instagram, dan forum lari sangat berpengaruh.
  • Kebutuhan Lokal – Sepatu yang breathable, tahan air hujan ringan, dan cocok untuk cuaca panas lebih diminati.
  • Tren Kesehatan – Pandemi dan kesadaran hidup sehat mendorong lebih banyak orang mulai lari.

Tips Memilih Sepatu Lari yang Tepat

ilustrasi sepatu lari (magnific/freepik)

 

  1. Pemula: Pilih daily trainer dengan cushion tebal (Ortuseight Hyperblast atau Nike Pegasus).
  2. Intermediate: Hybrid shoes yang serbaguna.
  3. Advanced/Racer: Carbon plate shoes sesuai pronation kaki.
  4. Selalu lakukan gait analysis jika memungkinkan, ukur kaki sore hari (karena bengkak), dan ganti sepatu setiap 500-800 km.

Jadi, Ortuseight saat ini adalah merek sepatu lari paling populer di Indonesia. Namun, pilihan terbaik tetap tergantung kebutuhan pribadi. Baik lokal maupun global, yang penting adalah sepatu yang nyaman, mendukung performa, dan mencegah cedera.

Load More