- Riset TMO Group Mei 2025 menunjukkan Ortuseight menguasai 35,5 persen pangsa pasar sepatu lari di Shopee Indonesia.
- Produk lokal asal Tangerang ini berhasil mengungguli merek internasional berkat kombinasi kualitas kompetitif dan harga terjangkau.
- Konsumen Indonesia kini lebih memilih produk lokal karena desainnya dinilai sangat sesuai dengan iklim tropis negara.
Suara.com - Permintaan akan sepatu lari terus meningkat. Tak heran, pertanyaan yang sering muncul adalah: sepatu lari merek apa yang paling populer di Indonesia?
Jawabannya tidak lagi didominasi merek global seperti dulu. Saat ini, brand lokal seperti Ortuseight mendominasi pasar sepatu lari, khususnya di platform e-commerce.
Menurut data riset TMO Group pada Mei 2025, Ortuseight berhasil menguasai pangsa pasar sepatu lari di Shopee Indonesia dengan 35,5 persen market share.
Brand asal Tangerang ini mengalahkan raksasa internasional seperti Nike, Adidas, dan Asics.
Keberhasilan ini menunjukkan pergeseran tren: konsumen Indonesia semakin percaya dengan produk lokal yang kualitasnya kompetitif, harganya lebih terjangkau, dan desainnya sesuai kebutuhan lari di iklim tropis.
Mengapa Ortuseight Begitu Populer?
Ortuseight menawarkan berbagai lini produk yang lengkap, mulai dari daily trainer hingga racing shoes. Model seperti Hyperblast, Hypersonic, Hyperfuse, dan Solar sering mendapat pujian karena cushioning yang nyaman, ringan, serta daya tahan yang baik untuk jalanan Indonesia yang panas dan kadang berlubang.
Banyak pelari lokal yang berhasil podium di berbagai event menggunakan sepatu Ortuseight, termasuk carbon-plate shoes mereka yang semakin kompetitif.
Selain performa, faktor harga menjadi keunggulan utama. Sepatu Ortuseight biasanya dijual di rentang Rp500.000 hingga Rp1,5 juta, jauh lebih murah dibandingkan super shoes global yang bisa mencapai Rp3-5 juta.
Ketersediaan di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia juga sangat luas, dengan banyak varian ukuran dan warna yang menarik generasi muda.
Baca Juga: 4 Sepatu Lari Warna Pink Merek Lokal untuk Wanita, Lengkap Review Pembeli
Brand Lokal Lain yang Naik Daun
Selain Ortuseight, beberapa brand lokal lain juga populer:
- Specs – Dikenal dengan model seperti Coanda dan Rushfree, cocok untuk pelari pemula hingga menengah.
- League – Menawarkan sepatu entry-level yang nyaman dan stylish.
- 910 (Nineten) – Sering direkomendasikan untuk daily run dan race.
- Mills – Memiliki carbon plate shoes yang bersaing ketat.
Brand-brand ini berhasil memanfaatkan dukungan komunitas lari lokal, influencer, dan event-event running yang semakin banyak.
Merek Global yang Tetap Kuat
Meski lokal mendominasi penjualan massal, merek global masih sangat populer di kalangan pelari elite dan konsumen kelas menengah atas:
- Nike – Pegasus series tetap jadi favorit daily trainer. Alphafly dan Vaporfly untuk race day.
- Adidas – Adizero series dikenal cepat dan ringan.
- Asics – Novablast dan Gel-Kayano untuk yang butuh stabilitas dan cushion maksimal.
- Hoka, Puma, dan New Balance juga semakin banyak peminatnya.
Di toko-toko offline seperti JD Sports atau official store di mall besar, merek-merek ini masih mendominasi display karena branding yang kuat dan inovasi teknologi seperti carbon plate dan foam canggih.
Faktor yang Mempengaruhi Popularitas Sepatu Lari
- Harga dan Aksesibilitas – Mayoritas masyarakat memilih yang value for money.
- Komunitas dan Sosial Media – Review di TikTok, Instagram, dan forum lari sangat berpengaruh.
- Kebutuhan Lokal – Sepatu yang breathable, tahan air hujan ringan, dan cocok untuk cuaca panas lebih diminati.
- Tren Kesehatan – Pandemi dan kesadaran hidup sehat mendorong lebih banyak orang mulai lari.
Tips Memilih Sepatu Lari yang Tepat
- Pemula: Pilih daily trainer dengan cushion tebal (Ortuseight Hyperblast atau Nike Pegasus).
- Intermediate: Hybrid shoes yang serbaguna.
- Advanced/Racer: Carbon plate shoes sesuai pronation kaki.
- Selalu lakukan gait analysis jika memungkinkan, ukur kaki sore hari (karena bengkak), dan ganti sepatu setiap 500-800 km.
Jadi, Ortuseight saat ini adalah merek sepatu lari paling populer di Indonesia. Namun, pilihan terbaik tetap tergantung kebutuhan pribadi. Baik lokal maupun global, yang penting adalah sepatu yang nyaman, mendukung performa, dan mencegah cedera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Tak Cuma Pidana! Kemenhut Bakal Ajukan Gugatan Ganti Rugi ke Perusahaan Pemicu Karhutla
-
Kenapa IPK dan Cum Laude Tak Lagi Cukup Buat Masuk Dunia Kerja?
-
Bukan Sekadar Bakar Lahan, Ini Akar Masalah Bencana Karhutla di Indonesia
-
Udara Singapura Makin Buruk Jumat Pagi karena Asap Kebakaran Hutan
-
Respati Ardi Resmi Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Putri Cempo 14 Hari
-
6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen