Suara.com - Baru-baru ini, Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) merilis sebuah laporan studi bahwa kekurangan vitamin B12 dan vitamin A dapat menyebabkan berkurangnya fungsi penglihatan.
Vitamin B12 merupakan nutrisi penting untuk fungsi dan perkembangan sel. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan neuropati optik.
Hal itu telah dibuktikan dalam laporan Association of Schools and Colleges of Optometry, menurut The Health Site.
Tanda kekurangan vitamin B12 antara lain:
- Rasa kesemutan di lengan atau kaki (parestesia)
- Perubahan perasaan dan perilaku
- Kehilangan konsentrasi
- Kulit sedikit menguning
- Iritabilitas dan depresi
- Lidah merah (glositis)
- Sariawan
- Demensia
Beberapa makanan yang mengandung vitamin B12 adalah daging unggas, ikan (tuna dan haddock), makanan laut seperti kerang dan kepiting, serta produk susu, seperti keju dan yoghurt.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa kekurangan vitamin A menyebabkan kornea menjadi kering, kerusakan retina dan kornea.
Statistik dari Badan Kesehatan Global menunjukkan sekitar 250.000 hingga 500.000 anak yang menderita kekurangan vitamin A mengalami kebutaan.
Menurut WHO, tanda utama dari kekurangan vitamin A adalah rabun senja, infeksi, dan xerophthalmia (kondisi mata menjadi sangat kering dan gatal).
NHS mencatat bahwa telur, ikan berminyak, susu, yoghurtm dan produk hati akan mengatasi kekurangan vitamin A.
Baca Juga: Hobi Makan Daging, Waspadai Alami Masalah Penglihatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin