Suara.com - Temulawak salah satu bahan utama jamu tradisional yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Lantas apa saja manfaat jamu temulawak? Untuk selengkapnya, simak ulasannya berikut ini.
Temulawak atau yang memiliki nama ilmiah Curcuma xanthorrhiza ini merupakan tanaman herbal batang maupun akarnya menyatu dalam tanah. Temulawak ini mempunyai kandungan nutrisi seperti kurkumin, zat tepung, minyak atsiri, protein, phleandren, serat kamfer, antioksidan, antioksidan, kalsium, turmerol, borneol, zat besi, sodium, potasium, dan lainnya.
Dengan kandungan nutrisi yang melimpah tersebut, temulawak ini pun dimanfaatkan sebagai obat-obatan herbal atau jamu tradisional. Melansir dari berbagai sumber, adapun manfaat jamu temulawak yakni sebagai berikut.
1. Memperlancar Proses Pencernaan
Kandungan serat kurkumin pada temulawak membantu untuk memperlancar pencernaan atau buang air besar. Selain itu, temulawak juga bermanfaat untuk mengatasi perut kembung, dispepsia, serta berbagai masalah pencernaan lainnya.
2. Meningkatkan Imunitas
Temulawak yang mengandung kurkumin ini memiliki manfaat untuk meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh. Selain itu, temulawak jufa mempunyai sifat anti-inflamasi. Untuk mengonsumsinya, bisa dengan cara meminumnya setelah direbus air hangat.
3. Antibakteri dan Antijamur
Manfaat temulawak jugasebagai antijamur dan antibakteri. Kandungan senyawa xanthorrhizol yang ada dalam temulawak ini cukup efektif membasmi bakteri Salmonella dan Staphylococcusm. Temulawak juga bersifat sebagai antimikroba karena kandungan minyak atsiri dan senyawa kurkumin di dalamnya.
Baca Juga: Manfaat Besar Curcumin dalam Temulawak: Dapat Menjaga Kesehatan Hati!
4. Mencegah Kanker
Salah satu manfaat lainnya dari temulawak yaitu mencegah kanker. Hal ini karena temulawak kaya antioksidan yang berguna untuk menyingkirkan sel kanker serta mencegah tumbuhnya kanker. Selain itu, senyawa anti-inflamasi pada temulawak juga berguna sebagai pengobatan serta pencegahan beragam jenis kanker.
5. Mengatasi Peradangan
Senyawa anti-inflamasi yang ada pada temulawak berguna untuk mengatasi peradangan. Senyawa tersebut berguna untuk menghambat pertumbuhan prostaglandin E2 pemicu peradangan akibat luka. Jika menggunakan dosis yang tepat, maka kurkumin pada temulawak bisa jadi obat anti-inflamasi efektif untuk penangkal peradangan.
6 Membantu Proses Metabolisme
Temulawak dipercaya dapar membantu dalam proses metabolisme tubuh. Jadi metabolisme tubuh ini adalah suatu proses kimia dalam sel tubuh yang bertujuan untuk mengubah makanan maupun minuman menjadi energi. Adapun manfaat temulawak ini dihasilkan dari kandungan turmerol dan pati di dalamnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa