Suara.com - Komedian Irni Yusnita atau dikenal dengan nama Rini S Bon Bon meninggal dunia setelah melawan penyakit diabetes yang dideritanya. Rini sendiri diketahui sudah mengidap diabetes sejak 1996.
Berdasarkan informasi dari kerabat dekatnya, Rini hampir saja diamputasi akibat lecet dari sepatu yang dikenakan, yang membuat kakinya memiliki luka menggelembung.
Setelah menggelembung, Rini kemudian diberitakan memecahkan luka tersebut dengan peniti yang ternyata telah membusuk. Hal tersebut membuat Rini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Selain mendapat perawatan dari rumah sakit, Rini juga mencoba berbagai perawatan alternatif untuk menyembuhkan penyakit diabetes yang dimilikinya. Ia sendiri juga pernah mencoba berbagai ramuan herbal untuk mengobati diabetes.
Perlu diketahui berbagai bahan herbal sendiri memang dikenal ampuh untuk mengobati penyakit diabetes. Dikutip dari Hello Sehat, berikut beberapa bahan herbal yang dipercaya ampuh untuk menjadi alternatif pengobatan diabetes.
1. Gingseng
Menurut sebuah penelitian, ginseng memiliki kandungan alami yang dapat digunakan sebagai obat herbal diabetes. Senyawa yang terdapat dalam gingseng sendiri dapat membantu mengatur penyerapan glukosa dalam tubuh.
Tidak hanya itu, dalam penelitian lain yang diterbitkan Journal of Medicinal Plants Research, baik akar, buah, maupun daun dari gingseng spesies Amerika atau Asia efektif mengendalikan gula darah dalam tubuh.
2. Kayu Manis
Kayu manis bermanfaat untuk menurunkan resistensi insulin dalam tubuh. Seperti yang diketahui insulin berguna untuk mengatur kadar gula dalam tubuh.
Sebuah penelitian mengungkapkan, kayu manis sebanyak 1, 3, atau 6 gram per hari dapat membantu menurunkan kadar gula darah bagi pasien diabetes tipe 2. Tidak hanya itu, kayu manis sendiri juga menekan komplikasi diabetes yang berhubungan dengan hipertensi dan jantung.
Baca Juga: Sambil Menangis, Kekasih Ungkap Detik-Detik Meninggalnya Rini S Bon Bon: Jatuh Habis Makan Ketupat
3. Jintan Hitam
Jintan hitam (habbatussauda), juga diketahui mampu melawan peradangan, menurunkan kadar lemak darah, serta menjaga kesehatan jantung dan hati. Kandungan antioksidan di dalamnya mampu untuk mengurangi diabetes.
Selain itu, bahan yang satu ini juga membantu sekresi insulin yang dapat membantu mengontrol kadar gula dalam tubuh.
4. Kunyit
Berdasarkan sebuah studi Jurnal Diabetes Care, mengonsumsi kunyit 1,5 gram setiap hari selama sembilan bulan dapat mencegah perkembangan diabetes tipe 2, khususnya pada orang yang mengalami pradiabetes.
Antioksidan yang terdapat pada kunyit juga membantu mencegah adanya komplikasi oada penderita diabetes.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini