Suara.com - Komedian Rini S Bon Bon meninggal dunia setelah melawan penyakit diabetes yang dideritanya sejak 1996. Kabar meninggalnya Rini S Bon Bon disampaikan langsung salah seorang pelawak yang juga kerabat Rini, Qubil AJ melalui pesan WhatsApp.
Rini meninggal dunia di kediamannya di kawasan Kramat Lontar, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (10/7/2022). Diketahui, sebelum meninggal dunia kondisi komedian perempuan tersebut memang kurang baik.
Dari informasi yang diperoleh Suara.com, jenazah Rini S Bon Bon rencananya akan dimakamkan Senin (11/7/2022) sekitar pukul 09.00 WIB di TPU Kawi-Kawi, Johar Baru, Jakarta Pusat.
Diabetes sendiri merupakan penyakit tidak menular yang tak bisa dianggap remeh. Ketika seseorang didiagnosis memiliki diabetes, maka ia diharuskan menjaga gaya hidup agar kesehatannya tidak memburuk.
Di sisi lain, selain faktor keturunan, diabetes juga bisa mengincar siapa saja terutama mereka yang menyukai makanan atau minuman tinggi gula. Untuk itu penting menjaga diri untuk mencegah penyakit diabetes.
Salah satu cara untuk mencegah diabetes yaitu dengan asupan makanan yang dikonsumsi. Terdapat beberapa makanan yang berguna untuk mencegah diabetes pada seseorang. Melansir laman Eatingwell, berikut beberapa di antaranya:
1. Kacang—kacangan
Seperti yang diketahui, makanan yang mengandung karbohidrat olahan akan membuat gula darah menjadi tidak stabil. Untuk itu, gula darah dalam tubuh dapat dikurangi dengan mengonsumsi makanan tinggi protein dan lemak seperti kacang-kacangan.
Selain itu, kacang-kacangan juga kaya akan lemak tidak jenuh ganda. Lemak ini rupanya dapat memperlambat perkembangan diabetes tipe 2 pada seseorang.
Baca Juga: Tangis Keluarga Antar Rini S Bon Bon ke Peristirahatan Terakhir
2. Oatmeal
Oatmeal mengandung serat yang dapat membantu mengurangi gula darah dalam tubuh. Sebuah studi menemukan, orang yang makan paling banyak serat lebih dari 26 gram sehari dapat menurunkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2 sebesar 18 persen, dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi paling sedikit.
Selain itu, serat dalam oatmeal juga dipercaya menjaga gula darah tetap stabil. Hal tersebut dapat menurunkan risiko diabetes pada seseorang.
3. Buah-buahan
Buah-buahan sendiri memang dipercaya baik untuk kesehatan. Kandungan vitamin dan mineral dalam buat dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2 pada seseorang. Selain itu, serat dalam buah seperti apel, beri, dan jeruk dapat membantu menurunkan risiko diabetes.
4. Sayuran
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien