Suara.com - Seorang pria tidak bisa ereksi lagi karena impoten, setelah istrinya tak sengaja memasukkan busa yang mengembang di dalam uretra.
Sang istri berniat memasukkan busa itu ke dalam uretra suaminya untuk membuatnya tetap ereksi selama berhubungan seks.
Tetapi naasnya, pria 45 tahun itu justru mengalami impoten. Bahkan, penisnya tetap tidak bisa ereksi meskipun dirinya telah berusaha memasukkan beberapa barang di dalam lubangnya untuk membantunya tetap kuat.
Upayanya membuat penis tetap kuat dengan memasukkan benda-benda itulah yang berakhir menyedihkan. Terutama, ketika pasangannya mencoba memasukkan sedotan kaleng busa untuk membantu penisnya tetap tegak.
Saat itu dilansir dari Mirror UK, istrinya tak sengaja menekan tombol di atas kaleng yang membuat isi busanya masuk ke dalam penis dan mengeras.
Karena itu pula, dokter harus mengambil tindakan dengan membuat lubang di antara skrotum dan anusnya untuk buang air kecil.
Tetapi, dokter memintanya melakukan tes psikiatri untuk memenuhi syarat operasi rekonstruksi pada penisnya.
Sebelumnya, pria itu tidak langsung pergi ke dokter. Ia justru menunggu selama 3 minggu dan baru ke dokter ketika semakin kesulitan buang air kecil.
Saat tiba di rumah sakit, ia mengalami pendarahan. Hasil pemindaian pun mengungkapkan bahwa ada massa busa mengeras berukuran hingga empat inci dan pria itu langsung dioperasi.
Baca Juga: Heboh Penis Lelaki Retak Saat Berhubungan Seks, Ujungnya Bengkok Mirip Terong
Beruntungnya, dokter berhasil mengeluarkan busa dari dalam kandung kemihtetapi prosedur pada penisnya terbukti lebih rumit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia