Suara.com - Anda mungkin bertanya-tanya mengapa area alat kelamin biasanya lebih gelap dibandingkan bagian tubuh lainnya.
Terutama area vulva, penis dan anus yang biasanya berwarna lebih gelap dibandingkan kulit bagian tubuh lainnya.
Dr Stephanie Ooi dari MyHealthcare Clinic mengatakan sangat normal bila kulit area alat kelamin berwarna lebih gelap dibandingkan bagian tubuh lainnya.
"Ini semua karena hiperpigmentasi yang disebabkan oleh produksi hormon, seperti testosteron dan estrogen yang bisa dimulai selama masa pubertas, kehamilan atau berkembang seiring bertambahnya usia," kata Dr Ooi dikutip dari The Sun.
Karena, masa-masa ini berdampak pada melanosit di sel-sel kulit dan proses ini membentuk melanin yang merupakan zat dalam tubuh ang menghasilkan pigmentasi rambut, kulit dan mata.
Banyak perubahan terjadi pada kulit seiring bertambahnya usia, seperti kerutan dan kendur. Tapi, kulit pada area alat kelamin akan berubah lebih gelap seiring bertambahnya usia.
"Beberapa orang mungkin lebih rentan terhadap proses ini, seperti orang dengan kulit putih yang lebih rentan mengalami penggelapan kulit daripada orang yang memang memiliki kulit gelap secara alami," jelasnya.
Faktor lain juga bisa mempengaruhi proses produksi melanin, seperti gesekan akibat peradangan. Hal ini bisa disebabkan oleh persalinan, memakai pakaian dalam yang ketat, hair removal atau berhubungan seks.
Penggelapan alat kelamin cukup umum seiring bertambahnya usia, karena tubuh kita telah mengalami lebih banyak peristiwa peradangan ini selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Tangan Terasa Gatal dan Sakit, Ternyata Wanita Ini Idap Kanker Langka!
Ada beberapa cara untuk mencegah kulit menjadi gelap, Anda bisa engenakan pakaian dalam yang longgar dan menghindari hair removal di area genital.
Tapi, Anda mungkin butuh pertolongan medis dokter bila kulit area genital mengalami penggelapan mendadak.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia