Suara.com - Otak merupakan organ vital yang kompleks. Pola makan dapat memengaruhi kesehatannya. Karenanya, penting untuk menghindari beberapa makanan yang bisa merusak otak.
Dilansir The Health Site, berikut makanan yang perlu dibatasi atau dihindari demi kesehatan otak:
1. Lemak trans
Lemak trans merupakan lemak tak jenuh yang memiliki efek merugikan untuk otak, terutama yang berbasis industri, yang juga disebut minyak nabati terhidrogenasi, yang bisa menjadi masalah.
Namun, lemak trans yang ditemukan secara alami dalam produk hewani, seperti susu dan daging, tidak menjadi masalah.
Menurut penelitian, orang yang terlalu banyak mengonsumsi makanan ini lebih rentan terkena penyakit Alzheimer, volume otak yang lebih rendah, memori yang lebih buruk, dan penurunan kognitif.
2. Karbohidrat halus
Karbohidrat olahan termasuk gula dan biji-bijian olahan seperti tepung putih.
Karbohidrat olahan memiliki indeks glikemik tinggi, yang berarti makanannya dapat dicerna dengan sangat cepat, mengakibatkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba.
Baca Juga: 10 Jenis Bahan Pangan yang dapat Menguatkan Fungsi Otak Terkait Penyakit Stroke dan Jantung
Makanan yang memiliki indeks glikemik telah ditemukan mempengaruhi fungsi otak.
3. Makanan olahan atau junk food
Junk food atau makanan yang diproses tinggi dengan gula, tambahan lemak, dan garam, memiliki kandungan kalori yang tinggi dan rendah nutrisi, yang dapat menyebabkan obesitas serta berdampak negatif pada otak.
4. Konsumsi gula berlebih
Minuman manis seperti soda, cola, jus, minuman energi, dan minuman olahraga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Tidak hanya itu, mereka juga memiliki efek negatif pada otak. Diabetes tipe 2 telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit Alzheimer.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional