/
Jum'at, 22 Juli 2022 | 21:18 WIB
Ilustrasi penembakan (pixabay/kerttu)

SUARA SEMARANG - Tim gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri sudah mengetahui otak dan motif kasus penembakan terhadap istri anggota TNI di Kota Semarang yang terjadi pada Senin (18/7/2022) lalu.

Hari ini, Jumat (22/7/2022) seorang yang bertindak sebagai eksekutor penembakan istri TNI di Semarang sudah ditangkap Polisi.

Polisi meminta tiga orang yang terlibat dalam penembakan istri TNI di Semarang yang sudah diketahui identitasnya untuk segera menyerahkan diri.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar didampingi Kapendam Letkol Inf Bambang Hermanto dalam konferensi pers  mengatakan sudah menemukan motif kejahatan ini.

"Tim sudah menemukan pola para pelaku kejahatan ini, sudah mengerucut. Kemudian kita juga sudah memastikan dan menemukan motif daripada kejahatan ini. Kita juga sudah mengidentifikasi pelaku kejahatan ini baik dari pelaku lapangan maupun pelaku intelektualnya atau yang diduga menyuruh melakukan," ungkap Irwan Anwar dikutip dari suarajawatengah.id.

Ada empat orang yang diduga sebagai pelaku dalam kasus penembakan istri TNI tersebut.

Dia menambahkan semua identitas pelaku, termasuk rumah dan teman-temannya sudah diketahui.

"Kita galang para pelaku untuk menyerahkan diri secara baik-baik, namun pelaku ini masih menyembunyikan diri,” tuturnya.

Tim gabungan telah berhasil menyita dua unit ranmor roda dua berupa motor Ninja dan motor matik yang digunakan oleh pelaku.

Baca Juga: Rayyanza Sodorin Pipi Minta Dicium Thania Putri Ruben Onsu, Netizen: Bener-bener Titisan Raffi Ahmad

Salah satu kendaraan tersebut bahkan sempat diubah warna untuk mengelabui petugas.

“Kendaraan ini kita sita dari rumah rekan salah satu pelaku. Di sita di jalan Pamularsih dan di Sayung di salah satu rumah rekan kelompok pelaku ini. Kalau di CCTV kemarin kendaraannya berwarna hijau, namun pasca kejadian itu oleh pelaku kemudian catnya diubah dari warna hijau terang menjadi hijau muda untuk menghilangkan jejak daripada peristiwa ini," tuturnya.

Selain mengamankan kendaraan yang diduga sebagai sarana kejahatan, dari hasil olah TKP juga diamankan selongsong peluru yang diduga berasal dari senjata api pelaku.

Beserta proyektil yang diangkat dari tubuh korban, selongsong peluru tersebut saat ini telah diserahkan ke Laboratorium Forensik untuk diteliti.

Load More