Suara.com - Peneliti telah menemukan trik mudah yang dapat membantu Anda mengurangi konsumsi kalori hingga 250 lebih per hari, jumlah yang sama dengan seporsi kentang goreng.
Namun, Anda harus bisa terbiasa dengan minuman yang berasa tajam dan tidak menyenangkan.
Minuman tersebut adalah cuka sari apel, yang selama bertahun-tahun dianggap sebagai minuman ajaib untuk menurunkan berat badan. Minuman ini juga dikonsumsi oleh beberapa selebriti seperti The Kardashian, Victoria Beckham, dan Katy Perry.
Tetapi, meski cuka sari apel memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan, minuman ini tidak mengubah pola makan yang buruk.
Cuka sari apel pada dasarnya adalah jus apel dengan tambahan gula, yang difermentasi menjadi alkohol. Bakteri mengubah alkohol menjadi asam asetat, lapor The Sun.
Sebagian besar penelitian tentang cuka sari apel serta penurunan berat badan menunjukkan kandungan tersebut dapat meningkatkan rasa kenyang dan mencegah ngemil.
Satu studi pada 2005 menemukan orang yang minum cuka sari apel akan makan 275 kalori lebih sedikit sepanjang hari dibanding orang yang tidak meminumnya.
Mereka juga menemukan bahwa cuka sari apel membantu menurunkan respons gula darah setelah makan.
Bukti tersebut didukung oleh salah satu penelitian cuka sari apel yang paling banyak direferensikan, yakni studi tahun 2005 yang melibatkan 12 sukarelawan sehat.
Baca Juga: Ayam Kukus Gurih Rendah Kalori
Meski begitu, bukan berarti minuman ini dijadikan 'obat ajaib'.
"Saaya harus menekankan, perubahan pola makan adalah yang terpenting. Anda tidak bisa hanya mengambil cuka sari apel dan makan apa yang Anda suka, berharap itu akan bertindak sebagai pil ajaib untuk menurunkan berat badan," kata ahli gizi Sarah Flower.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem