Setelah melakukan operasi potong leher dan tulang ekor, Lucinta Luna kembali menghebohkan publik usai dirinya menyebut akan melakukan operasi lain, yaitu operasi ganti kulit.
Hal tersebut dikatakan Lucinta Luna saat menjawab pertanyaan dari salah satu pengikut Instagramnya, mengenai operasi yang akan dilakukannya. Lucinta Luna kemudian menjawab bahwa dirinya akan melakukan operasi ganti kulit.
Dalam istilah medis, operasi ganti kulit ini juga disebut sebagai cangkok kulit.
Cangkok kulit adalah operasi yang dilakukan untuk mengganti kulit dengan kulit yang baru. Biasanya, cangkok kulit akan dibutuhkan karena cedera atau penyakit dan dapat bersifat sementara atau permanen.
Mengutip dari Docdoc, ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam tindakan ini, tapi cara yang paling umum adalah mengambil kulit pasien dari bagian tubuh yang lain dan memindahkannya ke bagian tubuh yang membutuhkan cangkok kulit.
Lantas, seperti apakah prosedur ganti kulit yang akan dilakukan oleh Lucinta Luna tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Cangkok kulit ini memiliki beberapa jenis, dan cara pelaksanaan cangkok kulit yang tepat bergantung pada jenis cangkok yang digunakan.
Berdasarkan ketebalan kulit, ada dua jenis cangkok, diantaranya yaitu:
Baca Juga: Manfaat dan Komplikasi Operasi Ganti Kulit yang Mau Dilakukan Lucinta Luna
1. Cangkok kulit split
Dalam tindakan cangkok kulit split ini, hanya lapisan paling luar dari kulit yaitu dermis dan epidermis yang akan diambil dari bagian tubuh donor dan dipindahkan ke bagian tubuh yang membutuhkan cangkok.
Jenis cangkok ini lebih sesuai apabila bagian tubuh yang membutuhkan cangkok berukuran besar. Namun, karena kulit yang diambil hanyalah lapisan yang tipis, maka cangkok kulit ini lebih mudah rusak dan tidak akan tumbuh saat pasien bertambah usia.
Hal tersebut berarti bahwa apabila seseorang mendapatkan cangkok kulit split saat kecil, nantinya ia akan membutuhkan cangkok kulit tambahan.
2. Cangkok kulit ketebalan penuh
Dalam tindakan cangkok kulit jenis ini, cangkok kulit yang diambil dari area donor meliputi semua lapisan kulit serta otot dan pembuluh darah yang ada di bawah kulit.
Tag
Berita Terkait
-
Manfaat dan Komplikasi Operasi Ganti Kulit yang Mau Dilakukan Lucinta Luna
-
Lucinta Luna Jalani Operasi Ganti Kulit
-
Lucinta Luna Pamer Wajah Usai Operasi, Netizen Pangling
-
Lucinta Luna Pamer Wajah Usai Operasi Potong Jakun, Netizen Salfok Dengan Bibir: Gemes Banget
-
Hits Health: Serba-Serbi Operasi yang Dilakukan Lucinta Luna, Punggung Perempuan Nyaris Hancur Karena Herpes
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?