Suara.com - Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka tengah menjadi sorotan. Mantan pasangan suami istri tersebut membuka keburukan satu sama lain di Instagram pribadi masing-masing.
Kedunya mengunggah video perlakuan kasar saat mereka masih tinggal satu atap. Terbaru, Jonathan memperlihatkan video saat ibu dari ketiga anaknya itu menggedor dan mencoba membuka pintu kamar.
"Zayn ketakutan di kamar sama saya. Dia sampai ngumpet di lemari," kata Jonathan.
"Ini di depan anak saya yang masih ketakutan. Tidak bisa ditoleransi lagi dan tidak masuk akal sehat. Dia tidak memikirkan mental anak-anak dengan melihat ini," tulis Ijonk pada video tersebut.
Dilansir The Brightside, hubungan beracun antara orangtua sangatlah berbahaya bagi kehidupan anak. Baik saat ini dan masa depannya. Seperti orang dewasa, anak-anak juga mengalami stres. Sekitar 13% mengalami kecemasan karena berada dalam lingkungan yang tidak sehat.
Betapa pentingnya bagi setiap orang untuk memiliki hubungan yang sehat, terutama antara orang tua dan anak-anak. Jadi penting untuk mengetahui konsekuensi yang dialami anak yang berada di sekitar hubungan yang beracun. Berikut 8 efeknya dan bagaimana cara menghindarinya.
1. Mereka bisa merasa sakit sepanjang waktu
"Beri tahu ayahmu bahwa aku tidak akan berbicara dengannya." Frasa ini, yang dibuat dengan emosi negatif terhadap pasangan Anda, menunjukkan kepada seorang anak cara yang salah untuk menjadi sebuah keluarga.
Sebuah studi menunjukkan bahwa jika Anda tidak mengendalikan emosi, emosi tersebut dapat memengaruhi kesehatan fisik anak Anda. Pada saat yang sama, orang tua yang dapat mengelola perasaannya memiliki anak yang mendapat nilai lebih tinggi dalam tes matematika dan membaca.
Baca Juga: Berang, Jonathan Frizzy Ancam Laporkan Netizen ke Polisi: Siap-siap Dipanggil Ya
Apa yang harus dilakukan: Cobalah untuk mengontrol perasaan Anda jika ada pertengkaran dan ada anak di dekatnya. Beberapa orang mulai pergi ke sesi psikolog atau membeli buku khusus. Harus ada perjanjian di antara pasangan bahwa Anda tidak menggunakan anak Anda untuk memanipulasi satu sama lain.
2. Mereka Terbiasa Menjadi Korban
Ketika ada pelecehan psikologis oleh pasangan yang menghina atau menghancurkan, ada pelecehan tidak langsung terhadap anak. Anak-anak menjadi korban dan dapat memiliki pengalaman emosional yang buruk.
Apa yang harus dilakukan: Menerima bahwa Anda mungkin menjadi bagian dari masalah yang sulit, tetapi Anda setidaknya harus jujur pada diri sendiri. Kesadaran dapat membawa Anda ke tingkat yang baru dan mungkin itu akan menjadi awal dari pemecahan masalah Anda.
Lakukan sesi terapi bersama pasangan atau sendirian, jika Anda merasa membutuhkannya. Pikirkan tentang apa yang akan Anda katakan atau lakukan. Jika Anda butuh waktu untuk menenangkan diri, ambillah. Itu selalu lebih baik daripada terus-menerus berdiskusi emosional atau mengeluh di depan anak Anda.
3. Mereka Merasa Bersalah
Berita Terkait
-
Reaksi Jonathan Frizzy Dibilang Masuk Penjara karena Doa Mantan Istri Tembus Langit
-
Bantah Rebut Suami Dina Olivia, Dhena Devanka Ancam Polisikan Buzzer dan Sindir Ijonk
-
Jonathan Frizzy Isyaratkan Lamar Ririn Dwi Ariyanti Usai Bebas Penjara
-
Jonathan Frizzy Resmi Keluar Penjara Hari Ini Lewat Cuti Bersyarat
-
Respons Ririn Dwi Ariyanti usai Jonathan Frizzy Beri Kode Gelar Pernikahan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?