Suara.com - Para peneliti menemukan melakukan beberapa pekerjaan rumah tangga bisa membantu menurunkan risiko demensia, salah satu mencuci piring.
Orang dewasa yang sering melakukan pekerjaan rumah tangga seperti menyetrika baju dan membuang sampah seperlima lebih kecil risikonya terkena gangguan memori, dibandingkan mereka yang tidak pernah melakukannya.
Pakar China mengklaim bahwa melakukan pekerjaan rumah tangg apapun bermanfaat untuk kesehatan otak dan tubuh.
Menurut para ahli, melakukan pekerjaan rumah ini sudah seperti latihan aerobik. Profesor Huan mengatakan studinya menemukan bahwa sering melakukan aktivitas fisik dan mental yang sehat bisa mengurangi risiko demensia.
"Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi temuan kami. Tapi, hasil temuan kami ini mendorong saran bahwa perubahan gaya hidup yang sederhana saja sudah bermanfaat untuk kesehatan," kata Huan dikutip dari Daily Mail.
Puluhan penelitian selama beberapa dekade terakhir menunjukkan bahwa aktivitas mental, fisik, dan sosial yang teratur menjaga kesehatan di usia tua.
Tetapi, Profesor Song dan timnya ingin mengetahui lebih banyak tentang peran berbagai kebiasaan gaya hidup dalam mengembangkan penyakit, yang mempengaruhi 900.000 warga Inggris dan 5,8 juta orang Amerika.
Para peneliti memantau 501.376 ribu warga Inggris menggunakan data dari Biobank Inggris, pusat informasi medis dan genetik. Mereka semua pun menjawab setiap pertanyaan mengenai gaya hidupnya.
Pada awal penelitian, para sukarelawan paruh baya ditanyai tentang aktivitas fisik mereka, termasuk seberapa sering mereka melakukan pekerjaan rumah dan berolahraga.
Baca Juga: Benarkan Testis Berubah Kebiruan saat Keinginan Berhubungan Seks Tak Tersalurkan?
Mereka juga ditanya perihal kebiasaannya menggunakan ponsel atau menonton TV hingga sebarapa sering melihat orang yang dicintai.
Selama studi 11 tahun, 5.185 orang mengembangkan demensia. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology, menunjukkan sebagian besar aktivitas fisik dan mental dikaitkan dengan demensia.
Mereka yang sering melakukan pekerjaan rumah 21 persen lebih kecil risikonya untuk mengembangkan demensia.
Sementara itu, orang yang berolahraga secara teratur memiliki risiko 35 persen lebih rendah menderita demensia.
Sedangkan, mereka yang melihat orang yang dicintai setiap hari memiliki risiko 15 persen lebih rendah menderita demensia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang