Suara.com - Petugas Rumah Sakit Darurat Covid-19 atau RSDC Wisma Atlet, mempersilahkan pasien Covid-19 yang dinyatakan positif untuk datang melakukan isolasi gratis hingga dinyatakan sembuh.
Diungkap Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Kol. Kes dr. Mintoro Sumego, MS, bahwa saat ini tersedia 3.801 tempat tidur di tower 6.
RSDC Wisma Atlet ini terdiri dari beberapa flat atau kamar, yang terdiri dari 3 tempat tidur untuk 3 pasien, dengan satu kamar mandi, lengkap dengan fasilitas makanan dan camilan yang disediakan gratis.
"Satu flat itu untuk 3 orang, dapat makan pagi, siang, dan malam, dan jam 10 pagi ada snack, tidak dipungut biaya," ujar dr. Mintoro melalui acara diskusi Satgas Covid-19, Senin (1/8/2022).
Selain itu, di fasilitas isolasi terpusat nasional itu juga tersedia ruang olahraga besar, dengan ventilasi yang baik. Bahkan setiap harinya olahraga bisa dibimbing dokter olahraga, termasuk juga tim psikolog, yang semuanya akan dipandu.
Adapun syarat menjalani isolasi di RSDC Wisma Atlet cukup hanya dengan melampirkan hasil tes positif PCR, dan rujukan nantinya akan diatur oleh puskesmas di sekitar tempat tinggal pasien.
"Jadi isolasi terpadu yang disediakan oleh pemerintah itu adalah yang di Wisma Atlet ini. Kita masih menerima pasien itu baik gejala ringan hingga sedang, silahkan yang mempunyai gejala ringan sedang," ungkapnya.
Meski masih banyak tempat tidur yang tersedia, bukan tidak mungkin dikembangkan bisa menampung hingga 12 ribu pasien Covid-19. Namun, dr. Mintoro tetap berharap masyarakat tidak mengendurkan protokol kesehatan.
"Jika yang ada di hulu bisa melaksanakan protokol dengan baik, 3M-nya terlaksana dengan baik, maka kami percaya dan yakin bahwa pasien yang ada di Wisma Atlet yang letaknya di hilir nanti akan berkurang secara perlahan-lahan sampai habis, mudah mudahan seperti itu," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital