Suara.com - Pengobatan kanker memiliki beragam efek samping, yang jika dibiarkan, bisa menguras fisik dan mental pasien kanker.
Dikatakan Staff Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM, dr. Krisdelfa Sutanto, pasien kanker yang menjalani sesi terapi, pembedahan, radiasi, kemoterapi, serta pascaterapi, akan mengalami berbagai hal.
"Seperti tidak nafsu makan, mual, muntah, rasa cepat kenyang, sariawan, diare, lemas, berat badan turun, dan daya tahan tubuh turun," ucap dr. Krisdelfa dalam Webinar Perawatan Kanker Kepala Leher Komprehensif: Melangkah ke Depan, Senin (1/8/2022).
Lebih lanjut, berikut beberapa efek samping dari proses penyembuhan kanker dan cara menguranginya:
Efek Samping Pembedahan
Bagi pasien kanker yang melakukan pembedahan biasanya mengalami beberapa efek samping, di antaranya:
- Penyembuhan yang lama karena menunggu luka kering
- Timbulnya infeksi pascapembedahan
- Kondisi kritis setelah pembedahan
Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pembedahan agar tidak terjadi komplikasi, di antaranya sebagai berikut:
- Makan dengan jumlah yang cukup
- Pastikan protein dalam tubuh terpenuhi
- Bentuk makanan yang dikonsumsi disesuaikan dengan kondisi pasien
- Cara makan juga disesuaikan dengan pasien jika tidak bisa melalui oral
Efek Samping Kemoterapi
Bagi beberapa pasien yang melakukan kemoterapi, sering kali mengalami berbagai efek samping yang dihadapi. Berikut beberapa efek samping dari kemoterapi:
- Mual
- Muntah
- Tidak nafsu makan
- Stomatitis (Sariawan)
- Risiko infeksi yang tinggi
Untuk mengatasi berbagai masalah tersebut, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi efek samping dari kemoterapi:
- Pilih makanan yang mudah dikonsumsi
- Jika tidak bisa banyak, usahakan makan dengan porsi kecil tetapi sering
- Pilih makanan yang lunak atau cair agar mudah dikonsumi
- Dapat berikan obat kumur non alkohol
- Bila asupan kurang dari 60 persen dalam waktu 60 hari, usahakan lakukan pemasangan selang nasogastrik (NGT)
- Hindari makanan yang tidak berisiko menimbulkan infeksi
Efek Samping Radiasi
Bagi beberapa pasien yang melakukan radiasi, biasanya mengalami berbagai kondisi seperti, mulut kering, sariawan, gangguan menelan, serta diare.
Baca Juga: Mengenal Alat Chemo Port, yang Dipasang di Dada Ari Lasso selama Masa Kemoterapi
Untuk mengatasi beberapa hal tersebut, terdapat hal-hal yang dapat dilakukan, di antaranya sebagai berikut:
- Pilih makanan yang dapat dikonsumsi
- Konsumsi makanan dengan tekstur lunak atau cair
- Dapat berikan obat kumur non alkohol untuk mengatasi peradangan
- Lakukan tes fungsi menelan (FEES)
- Bila asupan kurang dari 60 persen dalam waktu 60 hari, usahakan lakukan pemasangan selang nasogastrik (NGT)
- Dapat memberikan makanan yang tidak merangsang saluran cerna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien