4. Kembar Omphalopagus
Jenis kembar siam ini bergabung di dekat perut atau pusar. Biasanya, bayi kembar siam ini berbagi hati atau organ tubuh bagian bawah seperti usus kecil.
5. Kembar Pygopagus
Jenis kembar siam ini bergabung di belakang, tepatnya di tulang belakang bagian bawah dan bokong. Beberapa bayi kembar siam jenis ini berbagi saluran pencernaan atau bahkan berbagi organ kelamin.
6. Kembar Ischiopagus
Jenis kembar siam bergabung di daerah panggul, baik berhadapan atau saling membelakangi. Bayi kembar siam, berbagi organ hati, sistem pencernaan saluran genital, atau saluran kemih.
7. Kembar Cephalopagus
Jenis kembar siam ini bergabung di wajah, dan bagian atas tubuh. Kedua wajah bayi kembar siam muncul di sisi berlawanan dari kepala yang sama, dan berbagi otak. Jenis bayi kembar siam ni jarang bertahan hidup.
8. Kembar Rachipagus atau Rachiopagus
Baca Juga: 5 Fakta Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Dengan Otak Menyatu, Bagaimana Kondisinya Kini?
Jenis kembar siam ni bergabung di bagian belakang tubuh, tepatnya sepanjang tulang belakang. Namun, bayi kembar siam jenis ini sangat jarang ditemukan.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
5 Fakta Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Dengan Otak Menyatu, Bagaimana Kondisinya Kini?
-
4 Fakta Menarik Serial Adamas, Ji Sung Jadi Anak Kembar di Drama Thriller
-
Suami Miliki Gen Anak Kembar, Sosok Istri Dituduh Selingkuh Gegara Melahirkan Anak Tunggal
-
7 Artis Punya Kembaran Tak Sedarah, Wajah Okin Mirip dengan Seorang Penjual Jamu
-
Gegara Istri Melahirkan Bayi Kembar 5 Kali, Suami Wanita Ini Kabur dari Rumah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital