Suara.com - Tidur sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Karena, kurang tidur bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik dan psikologis.
Karena itu, sangat penting untuk memperhatikan kebersihan tempat tidur agar Anda bisa tidur nyenyak dan cukup.
Anda juga harus tahu bahwa ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kualitas tidur seseorang, seperti warna bantal.
Warna diketahui bisa mempengaruhi jiwa. Karena itu, lukisan atau benda berwarna bisa memiliki dampak emosional.
Demikian juga warna bantal bisa mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Pakar tidur, Karen Yu mengatakan ada 5 warna sarung bantal yang seharusnya dihindari.
- Ungu
- Merah
- Merah muda cerah
- Coklat
- Abu-abu
Karen Yu mengatakan warna ungu harus dihindari karena berkaitan erat dengan kreativitas yang lebih mungkin untuk membangunkan Anda daripada membantu Anda tidur nyenyak.
Sementara itu, warna merah harus dihindari karena berkaitan dengan kegembiraan, gairah, dan sensualitas yang terlihat seperti skema warna yang sempurna untuk bantal.
"Jika Anda memiliki sarung bantal berwarna merah, Anda mungkin akan merasa lebih gelisah dan stres yang bisa membuat Anda kesulitan tidur," kata Karen Yu dikutip dari Express.
Selanjutnya, warna pink cerah atau merah muda cerah juga tidak baik karena menunjukkan karakteristik yang sama dengan warna ungu dan merah.
Baca Juga: 4 Penyebab Orang Sering Mengigau, Tak Selalu karena Kurang Tidur
Sedangkan, warna cokelat tidak direkomendasikan karena membuat kamar tidur tidak terasa menarik di malam hari dan membosankan di pagi hari. Karakteristik warna cokelat ini sama dengan warna abu-abu yang juga harus dihindari.
Adapun warna sarung bantal yang paling disarankan agar membuat tidur lebih nyenyak, seperti warna biru, lavender atau periwinkle.
Meskipun warna bantal berperan dalam kualitas tidur, tapi warna bantal bukanlah faktor penentu kualitas tidur.
Sebaliknya, NHS mencantumkan berbagai faktor yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur adalah kebersihan dan kenyamanan ruangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?