Suara.com - Pernahkah Anda mengonsumsi bubur kacang hijau yang dipadukan dengan ketan hitam? Makanan ini ternyata cukup sehat karena keduanya mengandung banyak nutrisi. Untuk kacang hijau mungkin sudah cukup terkenal khasiatnya. Namun bagaimana dengan manfaat ketan hitam sendiri? Sudah tahukah Anda sederet khasiatnya?
Ketan hitam memiliki rasa yang lezat dan tekstur yang unik sehingga mudah digemari oleh masyarakat. Selain itu, warna hitam yang dimilikinya berasal dari antosianin dengan kadar tinggi, dan juga menjadi salah satu sumber nutrisi yang dimilikinya.
Lalu apa saja manfaat ketan hitam? Anda bisa simak di sini!
1. Memperkuat Daya Tahan Tubuh
Mengandung antosianin yang tinggi membuat ketan hitam identik dengan makanan yang dapat memperkuat daya tahan tubuh. Kandungan ini sendiri secara aktif dapat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Pada beberapa penelitian yang dilakukan, ketan hitam dapat memberikan perlindungan pada tubuh lebih dari beras merah. Cukup efektif ya?
2. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Masuk dalam kategori gandum utuh, ketan hitam juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Seperti diketahui secara luas, serat memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan, sehingga penyerapan makanan bisa terjadi dengan optimal.
Selain serat ada pula kandungan probiotik yang diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan secara optimal.
Baca Juga: Dialami Bob Tutupoly, Benarkah Hb Rendah Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Stroke?
3. Pembentukan Sel dan Jaringan
Manfaat ketan hitam yang ketiga adalah membantu proses pembentukan sel dan jaringan. Berkat kandungan protein yang tinggi di dalamnya, ketan hitam juga diklaim sebagai salah satu sumber protein nabati yang sehat.
4. Pencegahan Anemia
Anemia dipicu karena kurangnya sel darah merah di dalam tubuh. Zat besi yang terkandung dalam ketan hitam dapat membantu tubuh untuk memproduksi sel darah merah lebih banyak, sehingga konsumsi ketan hitam juga akan menjadi upaya pencegahan dan penanganan anemia yang mungkin dialami.
5. Bisa Menjadi Pewarna Alami
Ketan hitam memiliki pigmen warna yang dapat digunakan sebagai pewarna makanan alami. Spektrumnya juga cukup luas, mulai dari merah muda hingga warna hitam. Penggunaan pewarna alami ini dapat mencegah berbagai risiko kesehatan saat mengolah bahan makanan.
Itu tadi beberapa manfaat ketan hitam yang bisa disampaikan dalam artikel singkat ini. Semoga bermanfaat, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker