Suara.com - Film Pengabdi Setan 2: Communion tengah tayang di bioskop dan berhasil mencetak rekor 3 juta penonton dalam waktu lima hari.
Film horor sendiri memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Tak heran jika posisi film lokal dengan jumlah penonton terbanyak, diisi oleh judul-judul film horor.
Menariknya lagi, selain seru dan sangat digemari, menonton film horor juga ternyata memiliki manfaat tersendiri yaitu dapat membakar kalori dalam tubuh!
Pada penelitian yang dilakukan oleh University of Westminster di Inggris 2012 lalu, mereka meyakini bahwa menonton film horor dapat membakar kalori.
Hal tersebut dibuktikan lewat penelitian pada sepuluj orang yang diminta menonton film horor. Saat mereka menonton, denyut jantung, karbon dioksida dan asupan oksigen dimonitor oleh peneliti.
Setiap orang yang menonton film merasa panik dan melompat, maka rata-rata pembakaran kalori mencapai 184.
Jika seseorang memiliki berat 63 kg, itu sama saja dengan membakar kalori dengan berjalan kaki selama 40 menit.
Menurut American Council hal ini terjadi karena adanya proses pelepasan rangsangan stres, yang menyebabkan pelepasan hormon adrenalin.
Hal itu membuat jantung berdetak dan menarik energi cadangan dari dalam tubuh.
Baca Juga: Film Pengabdi Setan 2 Didesak Pakai Flash Warning, Apa Artinya?
Tidak hanya itu saja, Journal Stress juga mengungkapkan bahwa menonton film yang menakutkan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara meningkatkan sirkulasi darah dan sel darah putih untuk melawan infeksi.
Lalu, manfaat lainnya adalah Anda dapat meningkatkan suasana hati. Getaran rangsangan negatif dapat meningkatkan suasana hati secara signifikan. Wah, siap nonton horor malam ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI