Suara.com - Setelah anak tidak lagi mengonsumsi ASI sejak usia 2 tahun atau kurang, kebanyakan orang tua mungkin akan melanjutkan kebiasaan minum susu dalam bentuk kemasan atau susu formula.
Kebiasaan tersebut memang bisa jadi membantu tumbuh kembang anak. Tetapi, orang tua diingatkan untuk tidak sembarangan memilih suau formula untuk anak. Bukan sekadar rasanya yang enak, tapi susu formula anak juga harus mengandung nutrisi penting.
Dokter Spesialis Anak dr. Margaret Komalasari, Sp.A., mengatakan bahwa nutrisi yang didapatkan anak akan sangat mempengaruhi kemampuan motorik dan kognitifnya selama masa balita.
"Penelitian menyatakan bahwa kalau anak-anak dari kecil sudah kekurangan nutrisi, maka nanti akan mengganggu perkembangan otak," kata dokter Margaret saat webinar Winning Window Period bersama Nutrilon Royal, Selasa (9/8/2022).
Dalam masa tumbuh kembang motorik dan kognitif, terdapat tiga nutrisi penting yang baik untuk anak. Yaitu, fos gos, omega 3, dan omega 6.
Dokter Margaret menjelaskan, fos gos merupakan komponen bagian prebiotik yang menjadi makanan bagi bakteri baik atau probiotik. Apabila jumlah probiotik makin banyak karena mendapat banyak asupan prebiotik, maka sistem imun anak juga akan semakin baik.
"Sistem imun yang ada di usus akan menimbulkan suatu respon imun yang baik. Jadi anak-anak yang healthy children. Juga pastinya dia akan belajar sesuatu dengan cepat tanpa sakit," ujarnya.
Sementara itu, omega 3 dan omega 6 merupakan asam lemak yang penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Kedua nutrisi itu tidak bisa diproduksi secara alami dari dalam tubuh. Sehingga anak memerlukan asupan omega 3 dan omega 6 dari makanan bergizi, seperti susu, ikan, telur, daging, dan ayam.
Selain nutrisinya, orang tua juga harus tahu waktu terbaik memberikan susu kepasa anak.
Baca Juga: Dalam Rangka Pekan Menyusui Sedunia, Puan Maharani Memberikan Dukungan Ibu Dalam memberikan ASI
"Jadi minum susu itu bagian dari kalsium. Kalau dulu selalu kita tahunya 4 sehat 5 sempurna, sekarang yang diutamakan lebih ke makanan sehat seimbang. Jadi susu itu kita biasanya akan sarankan sebelum berangkat sekolah lebih mudah untuk disiapkan dan komponen nutrisi sudah lengkap. Mungkin satu kali lagi sebelum tidur," sarannya.
Berita Terkait
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Minum Susu Saat 1 Muharram Sunnah atau Bid'ah? Ini Penjelasan Buya Yahya
-
Minum Susu Putih Malam 1 Suro Baca Doa Apa? Ini Hukum Meminumnya saat 1 Muharram
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!