Suara.com - Cara mengatasi keracunan obat menjadi hal yang wajib untuk dipahami oleh banyak orang. Pasalnya keracunan obat ini merupakan kondisi serius apabila tidak segera diatasi akan menyebabkan hal buruk bisa saja terjadi. Lantas bagaimana cara mengatasi keracunan obat? Simak ulasannya berikut ini.
Keracunan obat bisa saja dialami oleh seseorang, yang disebabkan dari kesalahan dalam penggunaan obat sesuai dosisnya hingga kesalahan dalam mengombinasikan obat tidak sesuai resep dokter. Gejala yang timbul bisa bermacam-macam tergantung dengan jenis obat yang dikonsumsi penderita.
Keracunan obat ini juga disebabkan dari paparan zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh melalui sentuhan, menghirup hingga menelan obat tersebut. Karena keracunan obat bisa saja berujung kematian, maka wajib untuk diwaspadai bagaimana cara mengatasinya.
Berikut ini beberapa cara mengatasi keracunan obat yang bisa dilakukan.
Mengatasi Keracunan Obat
Cara mengatasi keracunan obat yang harus segera dilakukan adalah memanggil petugas kesehatan atau ambulans agar penderita dapat segera mendapatkan bantuan medis. Namun, sembari menunggu petugas medis datang, Anda juga perlu untuk melakukan beberapa hal untuk menekan dan mengurangi gejala yang dialami oleh penderita keracunan makanan antara lain:
1. Melakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru) bagi penderita yang tidak merespons saat diajak berkomunikasi
2. Mengecek denyut nadi dan pernapasan untuk memastikan penderita dalam kondisi terjaga
3. Tidak memberikan makanan atau minuman apapun yang dirasa dapat menetralkan racun
Baca Juga: Matanya Sampai Bengkak, Hotman Paris Sempat Dilarikan ke UGD karena Keracuan Obat
4. Buat penderita dalam kondisi yang nyaman dengan membaringkan tubuh menghadap ke kiri
5. Membantu untuk membersihkan sisa muntahan di mulut untuk menjaga saluran pernapasan tetap lancar
Gejala yang Diwaspadai
Ada beberapa gejala keracunan obat yang bisa saja dialami oleh penderitanya. Namun gejala yang dialami ini tergantung dengan zat yang menyebabkan penderita keracunan. Berikut ini gejala umum keracunan obat yang perlu segera mendapatkan pertolongan medis.
- Sulit bernapas
- Lemas
- Halusinasi
- Nyeri pada dada
- Detak jantung menjadi lebih cepat
- Sakit kepala
- Mual dan muntah
- Mengantuk
- Kejang
- Bibir dan kulit membiru
- Diare, dan masih banyak lainnya
Demikian beberapa gejala serta cara mengatasi keracunan obat dengan melakukan beberapa hal di atas. Penanganan keracunan obat diperlukan penanganan dokter di rumah sakit hingga rawat inap untuk memantau kondisi penderita.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?