Suara.com - Hotman Paris Hutapea dialrikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) sebuah rumah sakit karena mengalami reaksi alergi sampo. Melalui unggahan Instagram, Hotman Paris menceritakan gejala alergi sampo yang dialaminya.
"Memang benar tadi pagi saya ke UGD karena mata saya bengkak, alergi. Karena tadi malam saya pakai sampo yang juga sekaligus penghitam rambut. Sebelumnya saya sudah pakai jenis sampo itu dua kali, gak apa-apa," kata Hotman Paris, dikutip Rabu (10/8/2022).
Tetapi esoknya, Hotman Paris justru mengalami mata bengkak. Tetapi, kondisinya segera membaik setelah mengonsumsi obat alergi 6 jam.
Dilansir dari WebMD, Sampo diformulasikan untuk membersihkan rambut dan kulit kepala dengan cara menghilangkan minyak, keringat, sel-sel kulit mati, kotoran dan polusi lingkungan.
Sampo seharusnya membuat rambut Anda terasa bersih dan menjaga kelembapan kulit kepala Anda. Bila kulit kepala teriritasi dan gatal setelahnya, itu mungkin tanda alergi sampo.
Dermatitis kontak adalah jenis reaksi alergi yang terjadi ketika kulit Anda bersentuhan dengan bahan kimia atau zat tertentu, termasuk sampo, sabun dan semacamnya.
Anda sebaiknya mengidentifikasi dan menghindari bahan kimia yang nampaknya menyebabkan reaksi alergi. Bila ada sampo yang memicu reaksi alergi, Anda harus segera menghentikan penggunaannya.
Jika Anda tak sengaja menggunakannya atau terpapar, cuci kulit Anda dengan sabun dan air segera.
Jika tangan Anda terpapar alergen, jangan sentuh bagian lain dari tubuh Anda sampai Anda mencuci tangan.
Baca Juga: Istri Gilang Dirga Pernah Keguguran karena Kelainan Jantung pada Bayi, Kenali Gejalanya!
Bahkan, Anda harus melepas dan mencuci pakaian maupun perhiasan apapun yang bersentuhan dengan bahan kimia pemicu alergi tersebut.
Jika Anda menggunakan produk perawatan kuku, pastikan produk tersebut telah kering sebelum Anda menyentuh kulit Anda.
Umumnya, alergi seperti ini bisa diobati sendiri dengan obat yang dijual bebas, seperti losion kalamin, antihistamin atau salep kortison.
Anda juga bisa menemui dokter bila alergi sangat mengganggu aktivitas dan tidak kunjung membaik. Mereka bisa membantu mencari tahu penyebabnya dan memberikan penanganan yang lebih tepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026