Suara.com - Baru-baru ini, sebuah tangkapan layar viral di Twitter, menunjukkan seorang penjual di Shopee Malaysia mengunggah foto-foto anak laki-laki yang diduga akan digunakan sebagai materi seks.
Dibagikan oleh akun @softcrocodile, warganet tersebut mengatakan ia baru saja menemukan toko aneh di Shopee. Tulisannya "buku untuk dijual". Namun saat dibuka, ada deretan foto anak laki-laki yang menjadi pilihannya.
"Lihat ini di Shopee. Apa-apaan? Beneran tidak ini," kata perempuan asal Negeri Jiran tersebut di Twitternya.
Hal yang mengejutkan adalah, foto anak-anak tersebut dijual RM6.942 atau sekitar Rp23 ribuan.
'Barang' tersebut masuk ke dalam kategori Health & Beauty dan Personal Pleasure. Keterangan dari toko tersebut juga cukup mengerikan.
Di sana tertulis "bahan lancap untuk dijual (sperma untuk dijual), vintage limited item (barang antik terbatas), used (audah digunakan), can PM to nego price (kirim pesan untuk nego harga), love ms puiyi."
Tentu saja hal tersebut langsung membuat heboh banyak warganet. Mereka ramai-ramai telah melaporkan penjual tersebut. Pihak Shopee Malaysia pun telah dengan cepat merespon masalah ini.
"Terima kasih telah menyoroti hal ini kepada kami karena kami menangani masalah ini dengan serius. Telah dilakukan tindakan terhadap listing di atas dan laporkan kepada kami jika menemukan listing serupa," tulis akun Shopee Malaysia.
Tanggapan Resmi dari Shopee Malaysia
Baca Juga: Pasien Cacar Monyet Curhat Gejala yang Dialaminya: Itu Sangat Menyiksa
Pihak perwakilan Shopee Malaysia telah memberikan tanggapan resmi mengenai pemberitaan tersebut. Dalam rilis yang diterima Suara.com (11/8), Shopee menyebut pihaknya tidak akan menoleransi 'penjualan terlarang' di platform mereka.
"Kami tidak menoleransi penjualan barang terlarang di platform kami, termasuk segala bentuk materi kekerasan. Kami mewajibkan penjual kami untuk mematuhi undang-undang dan peraturan setempat serta kebijakan ketat kami sendiri."
"Kami telah menghapus daftar yang menyinggung dan secara permanen memblokir akun penjual. Kami juga akan bekerja sama dengan pihak berwenang dalam semua penyelidikan," tulis juru bicara Shopee Malaysia.
Catatan Redaksi:
Artikel ini telah mengalami perubahan di bagian judul dan isi. Judul sebelumnya adalah 'Viral Seseorang Jual Foto Anak-anak di Shopee Malaysia, Diduga Buat Konten Seks'. Redaksi sertakan pula pernyataan resmi dari Shopee Malaysia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini