Suara.com - Flu perut menjadi salah satu jenis gangguan kesehatan pada perut yang disebabkan oleh peradangan dan iritasi usus. Dilansir dari Healthline, flu perut atau yang disebut sebagai gastroenteritis ini disebabkan oleh sejumlah virus seperti norovirus dan rotavirus.
Penyakit ini dapat menular melalui kontak dengan orang yang terkena virus gastroenteritis atau melalui makanan dan air yang telah terkontaminasi hingga tangan yang tidak bersih.
Flu perut dapat dialami oleh segala usia dan siapapun dapat terkena flu perut. Namun Anda akan lebih rentan terkena jika berada di tempat umum yang padat seperti asrama, kendaraan umum, orang yang baru saja bepergian dari luar negeri, penitipan anak, dan lain sebagainya.
Lantas bagaimana gejala flu perut yang dapat dialami seseorang dan cara mencegahnya? Simak ulasannya berikut ini.
Gejala Flu Perut
Gejala flu perut ini biasanya ditandai dengan gejala diare atau muntah setelah terinfeksi dan berlangsung dari 1 hingga 14 hari. Selain itu ada beberapa gejala yang biasanya dialami oleh penderita flu perut seperti berikut.
- Diare
- Demam
- Mual dan muntah
- Sakit kepala
- Nyeri sendi dan otot
- Berkeringat dan kulit lembab
- Kehilangan selera makan
- Kram perut
Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut diharuskan untuk segera melakukan perawatan medis, istirahat yang cukup dan tetap dalam kondisi terhidrasi dengan baik. Selain itu Anda juga diharuskan melakukan beberapa hal sebagai cara pencegahan. Simak beberapa caranya berikut ini.
Cara Mencegah Flu Perut
1. Rajin mencuci tangan
Baca Juga: Menggunakan Antibiotik Bisa Menyebabkan Diare, Apa Penyebabnya?
Rajin mencuci tangan menjadi salah satu cara untuk mencegah gejala flu perut terjadi. Hal ini dikarenakan virus bisa menempel dan menyebar melalui sentuhan fisik. Anda diharuskan untuk mencuci tangan terutama saat sebelum dan sesudah makan, setelah beraktivitas di luar dan setelah menyentuh benda asing yang kotor.
2. Tidak mengonsumsi makanan dan minuman sembarangan
Salah satu cara untuk mencegah gejala flu perut adalah dengan tidak mengonsumsi makanan dan minuman sembarangan. Artinya, Anda diharuskan memilih makanan mana yang baik untuk dikonsumsi untuk menjaga tubuh Anda tetap dalam keadaan sehat.
Beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari ketika Anda mengalami gejala sakit perut adalah makanan berlemak atau gorengan, minuman berkafein, minuman beralkohol, produk makanan dan minuman manis, dan susu.
3. Menjaga kebersihan makanan
Penularan flu perut ini juga berasal dari makanan dan air yang terkontaminasi. Anda dapat menghindari makanan mentah atau setengah matang, membilas buah-buahan sebelum memakannya, menghindari minuman dingin dengan es batu, dan pastikan makan di tempat yang bersih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia